Kembangkan Pertanian Ramah Lingkungan, Pupuk Kaltim Gagas Inovasi Program PISANG EMAS

AksaraKaltim – Dorong pemberdayaan petani melalui pemanfaatan perhutanan sosial dalam mengoptimalkan potensi lahan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) gagas program Pertanian Perhutanan Sosial Andalan Generasi Mandiri dan Sejahtera (PISANG EMAS) di Desa Suka Rahmat Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.

Pada program ini, Pupuk Kaltim memberikan pendampingan langsung tata kelola lahan pertanian dan antisipasi penyakit tanaman khususnya pisang yang menjadi komoditas andalan masyarakat setempat.

AVP Pembangunan Ekonomi TJSL Pupuk Kaltim Irma Safni, mengungkapkan dengan program PISANG EMAS, Pupuk Kaltim menghadirkan pelatihan yang menyasar peningkatan kapasitas petani dalam mengelola lahan pertanian secara lestari, sekaligus memberikan edukasi teknis dan praktis dalam penggunaan pupuk hayati dan pengendalian penyakit tanaman. Program ini tak hanya berfokus pada peningkatan produksi, namun juga menekankan pentingnya kelestarian lingkungan serta kemandirian petani sebagai pelaku utama ketahanan pangan.

Pelatihan ini sengaja dilaksanakan di kawasan Perhutanan Sosial Desa Suka Rahmat, mengingat program Perhutanan Sosial adalah salah satu pilar utama dalam strategi nasional untuk memperkuat pengelolaan hutan berbasis masyarakat. Dan kawasan ini bukan hanya menjadi tempat hidup, tetapi juga sumber kesejahteraan dan ketahanan pangan bagi masyarakat. Langkah ini pun bentuk komitmen jangka panjang Pupuk Kaltim dalam menjawab tantangan pangan dan lingkungan secara simultan, sehingga edukasi tentang pertanian berkelanjutan menjadi sangat penting untuk dibekali bagi para petani.

BACA JUGA:  Tingkatkan Komitmen GCG, Seluruh Wajib Lapor Pupuk Kaltim Sampaikan E-LHKPN Tepat Waktu

“Sebab pertanian hari ini tidak hanya berbicara soal kapasitas produksi, tetapi juga bagaimana mempertahankan kualitas tanah hingga keberlanjutan lingkungan yang harus kita jaga dengan lebih baik,” ungkap Irma saat membuka pelatihan, Selasa (29/4/2025).

Selama pelatihan, para petani akan didampingi dalam pembuatan kompos berbasis Biodex secara langsung di lapangan. Dimana produk ini merupakan inovasi Pupuk Kaltim dalam menjawab tantangan pertanian, guna meningkatkan kesuburan tanah hingga produktivitas hasil pertanian dengan lebih ramah lingkungan.

Pupuk hayati Biodex dapat menjadi solusi alami yang mampu memperbaiki struktur dan kesuburan tanah secara berkelanjutan, karena mengandung mikroorganisme aktif yang dapat membantu proses dekomposisi bahan organik, meningkatkan ketersediaan unsur hara, serta menekan perkembangan penyakit tanaman.

“Termasuk antisipasi dan penanganan penyakit layu pada pisang, juga menjadi pokok pelatihan bagi para petani. Mengingat komoditas andalan harus dipacu agar lebih maksimal dengan kualitas hasil yang sesuai. Hal ini pun diharap makin berdampak terhadap peningkatan kapasitas produksi hasil pertanian pisang yang dikelola,” terang Irma.

Melalui program PISANG EMAS, Pupuk Kaltim menegaskan peran sebagai agen pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini menjadi kontribusi nyata perusahaan terhadap pencapaian SDGs, khususnya pada poin-poin strategis seperti pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, perlindungan ekosistem darat, dan kemitraan untuk mencapai tujuan.

BACA JUGA:  PKT Proaktif Bantu Perbaikan Rumah Korban Kebakaran Tanjung Laut Indah

Hal ini melihat pendekatan dalam pelatihan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga membangun mentalitas baru di kalangan petani untuk menjadi pelaku pertanian yang adaptif, inovatif dan ramah lingkungan.

“Kami harap pelatihan ini menjadi momentum bagi petani hutan untuk semakin mandiri serta mampu mengelola sumber daya secara lestari. Sebab pertanian masa depan adalah pertanian yang tidak hanya memikirkan panen hari ini, tapi juga keberlanjutan untuk generasi yang akan datang,” tambah Irma.

UPT Penyuluhan Pertanian dan Perikanan DTPHP Kabupaten Kutai Timur Pujiati, menyambut positif program PISANG EMAS yang digagas Pupuk Kaltim dalam mendorong pertanian berkelanjutan bagi para petani. Terlebih kawasan pertanian Desa Suka Rahmat yang saat ini mulai bergeser ke perkebunan sawit, dapat kembali dioptimalkan pada komoditas andalan, sehingga tata kelola lahan pertanian produktif dapat diarahkan kembali untuk mendorong sektor pertanian lokal.

“Seiring peningkatan kapasitas petani, produktivitas pisang yang selama ini menjadi komoditas masyarakat dapat makin tumbuh dan berkembang. Termasuk kesehatan lahan dapat terjaga dengan lebih baik,” ucap Pujiati.

BACA JUGA:  Respons Cepat Banjir Bontang, Pupuk Kaltim Salurkan 800 Paket Makanan di Empat Kelurahan

Mewakili UPTD KPHP Santan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim Endang Mustinah, pun mengapresiasi dukungan Pupuk Kaltim dalam mendorong produktivitas kawasan perhutanan sosial, melalui pemberdayaan petani untuk memaksimalkan tata kelola lahan dengan pengembangan komoditas pertanian. Kata dia, pelatihan ini sangat dibutuhkan para petani Desa Suka Rahmat dalam mengelola lahan secara bijak, guna memaksimalkan hasil tanaman pisang yang dikelola.

“Petani Suka Rahmat saat ini telah mulai menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga daya dukung lahan secara berkelanjutan. Maka bekal pengetahuan seperti ini sangat dibutuhkan, agar perhutanan sosial bisa digarap maksimal untuk pengembangan komoditas pisang,” terang Endang.

Dirinya pun berharap kesinambungan pembinaan dan pendampingan Pupuk Kaltim, agar hasil pertanian pisang yang dikelola tidak hanya sebatas peningkatan produksi primer, namun dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat. Salah satunya penciptaan produk turunan sebagai usaha bersama, sehingga makin berdampak terhadap peningkatan perekonomian lokal.

“Dengan upaya ini, kita bisa menciptakan UMKM baru yang berfokus pada hasil olahan pisang sebagai bentuk nilai tambah bagi masyarakat. Kami harap ke depannya dapat turut didukung Pupuk Kaltim bagi petani Suka Rahmat,” harap Endang. (Adv)

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

118000326

118000327

118000328

118000329

118000330

128000316

128000317

128000318

128000319

128000320

128000321

128000322

128000323

128000324

128000325

138000296

138000297

138000298

138000299

138000300

148000336

148000337

148000338

148000339

148000340

148000341

148000342

148000343

148000344

148000345

158000201

158000202

158000203

158000204

158000205

158000206

158000207

158000208

158000209

158000210

158000211

158000212

158000213

158000214

158000215

158000216

158000217

158000218

158000219

158000220

168000286

168000288

168000291

168000292

168000293

168000294

168000295

168000296

168000297

168000298

168000299

168000300

168000301

168000302

168000303

168000304

168000305

168000306

168000307

168000308

168000309

168000310

168000311

168000312

168000313

168000314

168000315

178000376

178000377

178000378

178000379

178000380

178000381

178000382

178000383

178000384

178000385

178000386

178000387

178000388

178000389

178000390

178000391

178000392

178000393

178000394

178000395

188000376

188000377

188000378

188000379

188000380

188000381

188000382

188000383

188000384

188000385

188000386

188000387

188000388

188000389

188000390

188000391

188000392

188000393

188000394

188000395

188000396

188000397

188000398

188000399

188000400

188000401

188000402

188000403

188000404

188000405

198000275

198000276

198000277

198000278

198000279

198000280

198000281

198000282

198000283

198000284

198000285

198000286

198000287

198000288

198000289

198000290

198000291

198000292

198000293

198000294

198000295

198000296

198000297

198000298

198000299

198000300

198000301

198000302

198000303

198000304

208000086

208000087

208000088

208000089

208000090

208000091

208000092

208000093

208000094

208000095

208000096

208000097

208000098

208000099

208000100

208000101

208000102

208000103

208000104

208000105

208000106

208000107

208000108

208000109

208000110

208000111

208000112

208000113

208000114

208000115

208000116

208000117

208000118

208000119

208000120

208000121

208000122

208000123

208000124

208000125

218000201

218000202

218000203

218000204

218000205

218000206

218000207

218000208

218000209

218000210

218000211

218000212

218000213

218000214

218000215

218000216

218000217

218000218

218000219

218000220

228000151

228000152

228000153

228000154

228000155

228000156

228000157

228000158

228000159

228000160

228000161

228000162

228000163

228000164

228000165

228000166

228000167

228000168

228000169

228000170

228000171

228000172

228000173

228000174

228000175

228000176

228000177

228000178

228000179

228000180

228000181

228000182

228000183

228000184

228000185

228000186

228000187

228000188

228000189

228000190

238000271

238000272

238000273

238000274

238000275

238000276

238000277

238000278

238000279

238000280

238000281

238000282

238000283

238000284

238000285

238000286

238000287

238000288

238000289

238000290

238000291

238000292

238000293

238000294

238000295

238000296

238000297

238000298

238000299

238000300

238000301

238000302

238000303

238000304

238000305

238000306

238000307

238000308

238000309

238000310

news-1701