AksaraKaltim – Kelurahan Bontang Baru menjadi tim pertama yang lolos ke besar semifinal setelah mengalahkan Api-Api dengan skor 1-0, Kamis (8/10/2026), malam.
Babak pertama dimulai dengan tendangan pertama (kick-off) dari Kelurahan Api-Api. Di detik awal permainan, Kelurahan Api-Api mendominasi dengan permainan operan pendek.
Serangan Kelurahan di menit ke-2.57 nyaris membuahkan gol namun gagal karena bola meninggalkan lapangan hijau. Berapa menit selanjutnya pemain Kelurahan Api-Api yang mengenakan nomor punggung 2 (Gufron) terjebak offside.
Kelurahan Api-api terus melakukan serangan. Bahkan sempat mendapatkan hadiah tendangan sudut. Tapi belum mampu menjebol gawang Bontang Baru.
Pada menit ke-12.51 terjadi pelanggaran yang dilakukan pemain tim Api-api dan pemain Bontang Baru mendapatkan tendangan bebas dari wasit. Namun, tendangan bebas itu tidak membuahkan gol untuk Kelurahan Api-Api.
Sekitar menit ke-23.06 tendangan sudut dilakukan Kelurahan Bontang Baru tapi sundulan pemain Bontang Baru melewati atas mistar gawang. Pada menit ke-25.41, Bontang Baru menarik pemainnya bernomor punggung 9 (Azril). Menggantikan pemain bernomor punggung 97 (Fahri).
Sebuah gol akhirnya berhasil disarangkan tim Kelurahan Bontang Baru ke gawang Kelurahan Api-api melalui kaki pemain bernomor punggung 86 (Peter) di menit ke-28.27 setelah menerima umpan pendek dari rekannya.
Hingga babak pertama berakhir, Bontang Baru masih unggul dengan skor 1-0.
Pada menit awal babak kedua, Kelurahan Bontang Baru mendominasi dengan penguasaan bola pendek.
Namun, di menit ke-39.18, Kelurahan Bontang Baru melakukan pergantian pemain. Nomor punggung 86 (Peter) terpaksa keluar dari lapangan karena cedera kaki di akhir babak pertama dan digantikan oleh nomor punggung 6 (Rama).
Di menit ke-46.30, Kelurahan Api-Api melakukan serangan dari tendangan melengkung yang dilakukan pemain nomor punggung 2 (Gufron), tapi bola melambung di atas mistar gawang.
Sekitar menit ke-51.13 terjadi pelanggaran yang dilakukan pemain Kelurahan Api-Api, dan wasit menghadiahkan kartu merah kepada sang kapten nomor punggung 12 (Akbar), dan Kelurahan Api-Api harus bermain dengan 10 pemain.
Lagi-lagi Dewi Fortuna belum berpihak ke Kelurahan Api-api. Meski sempat mendapatkan tendangan bebas yang dilakukan pemain nomor punggung 2 (Gufron), bola hanya mengenai mistar gawang.
Hingga peluit panjang ditiup sebagai tanda berakhirnya babak kedua, Kelurahan Api-api belum bisa menyamakan skor. Dengan kemenangan ini Kelurahan Bontang Baru menjadi tim pertama yang lolos ke delapan besar PKT CUP.
Penulis : Rahmat Ibnu






