AksaraKaltim – Menjelang masuknya bulan suci Ramadan, Perum Bulog Kantor Cabang Samarinda memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah Kalimantan Timur dalam kondisi aman. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.
Kepala Cabang Bulog Samarinda, Adi Yanuar, mengungkapkan bahwa saat ini gudang Bulog memiliki cadangan beras yang sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di 10 kabupaten/kota di Kaltim.
“Alhamdulillah, stok kita cukup untuk menghadapi Ramadan dan Lebaran. Saat ini tersedia sekitar 18.405 ton beras medium dan 621 ton beras premium. Jumlah ini sangat aman untuk mengaver seluruh kegiatan masyarakat selama periode tersebut,” ujar Adi saat menjadi narasumber terkait stabilitas ketersediaan sembako menjelang ramadhan di kaltim,Kamis (12/2/2026).
Perum Bulog memastikan bahwa beras yang tersedia di gudang Bulog Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan hasil serapan dari dalam negeri. Mengingat Kaltim bukan daerah sentra produksi padi, pasokan beras sebagian besar berasal dari wilayah lain, termasuk Sulawesi Selatan.
Sebagai langkah nyata menekan inflasi dan membantu masyarakat mendapatkan harga terjangkau, Bulog akan berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada Jumat, 13 Februari 2026.
“Besok, 13 Februari, kami menyalurkan beras dan komoditas lainnya untuk pasar murah tersebut. Lokasinya tersebar di titik-titik yang telah ditentukan oleh Dinas Tanaman Pangan serta di gudang-gudang kami sendiri,” tambahnya.
Bulog terus melakukan monitoring intensif terhadap lonjakan harga, termasuk berkoordinasi dengan Satgas Pangan Polda dan pemerintah daerah. Adi Yanuar menegaskan bahwa harga komoditas Bulog tetap stabil dan seragam di seluruh wilayah, baik di kota besar maupun daerah pedalaman.
“Untuk wilayah seperti Mahakam Ulu yang sempat mengalami lonjakan harga tajam, kami sudah melakukan pengiriman beras bekerja sama dengan perangkat daerah dan Satgas Pangan guna memastikan stabilitas di sana,” jelas Adi.
Menutup keterangannya, Adi Yanuar menegaskan komitmen Bulog Samarinda untuk menjaga ketersediaan stok hingga Idulfitri mendatang. Produk-produk Bulog kini juga semakin mudah didapatkan, baik melalui ritel modern maupun agenda GPM.
“Harapan kami, kehadiran Bulog dapat membantu masyarakat Kaltim meringankan beban ekonomi akibat fluktuasi harga menjelang hari besar keagamaan. Stok insyaallah tersedia, jadi warga tidak perlu khawatir,” pungkasnya.






