Indonesia dan 76 Negara Lain Walk Out saat Netanyahu Pidato di PBB

Ramai-ramai delegasi meninggalkan ruangan saat PM Israel Netanyahu berpidato di Sidang PBB. (Foto: REUTERS/Jeenah Moon)

AksaraKaltim – Sebanyak delegasi dari 77 negara walk out dan absen dalam Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Jumat (25/9) dini hari WIB, saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mulai berpidato.

Aksi walk out massal terjadi ketika Netanyahu mulai berbicara di Sidang Umum PBB. Dikutip dari Ynetnews, pihak Israel mendata ada 77 negara yang tidak hadir saat 41 menit pidato Netanyahu.

Berdasarkan informasi ofisial Israel, delegasi dari 77 negara sama sekali tidak hadir di ruangan atau meninggalkan ruangan saat Netanyahu baru mulai berbicara.

BACA JUGA:  Soroti Demo di Indonesia, PBB Desak Penyelidikan Korban Tewas

Di antara mereka terdapat keempat negara yang berbatasan langsung dengan Israel, yakni Mesir, Yordania, Lebanon, dan Suriah. Selain itu Arab Saudi, Turki, dan Iran juga tidak hadir.

Boikot terhadap pidato Netanyahu bukan hanya terjadi dengan cara walk out saat sang PM Israel itu masuk dan mulai berbicara. Boikot juga dilakukan sebelum Netanyahu naik panggung, sebagai contoh delegasi Yordania dan Mesir yang memilih tidak hadir sejak awal.

Delegasi Bahrain dan Uni Emirat Arab, keduanya merupakan penandatangan Abraham Accords, tetap duduk di tempat untuk mendengarkan pidato Netanyahu.

BACA JUGA:  Prancis Siap Akui Kedaulatan Negara Palestina

Delegasi Indonesia juga ikut walk out saat Netanyahu tiba di mimbar untuk menyampaikan pidatonya.

Dalam video Perwakilan Tetap Republik Indonesia di New York yang dirilis Kementerian Luar Negeri, tampak delegasi Indonesia berdiri dan mengambil tas mereka lalu meninggalkan bangku. Bench Indonesia di ruangan itu pun kosong.

Berikut adalah 77 negara yang walk out dan absen saat PM Israel Benjamin Netanyahu pidato di Sidang Umum PBB:

Suriname, Tuvalu, Turkmenistan, Yaman, Mesir, Panama, Senegal, Palestina, Sudan, Tunisia, Turki, Venezuela, Antigua dan Barbuda, Belize, Kongo, Oman, Qatar, Arab Saudi, Tonga, Uzbekistan, Angola, Barbados, Kolumbia, Komoro, Dominika, Djibouti, Makedonia Utara, San Marino, Afrika Selatan, Somalia, Aljazair, Bangladesh, Brunei Darussalam, Brasil, Chile, Republik Demokratik Kongo (DRC).

BACA JUGA:  Indonesia Tolak Berikan Visa ke Atlet Israel pada Kejuaraan World Artistic Gymnastics Championships di Jakarta

Lebanon, Liberia, Eritrea, Republik Afrika Tengah, Libya, Mauritania, Yordania, Nikaragua, Madagaskar, Nigeria, Peru, Santo Lusia, Slovenia, Afganistan, Bahama, Bosnia dan Herzegovina, Botswana, Korea Utara, Eswatini, Suriah, Uganda, Pakistan, Lesoto, Bolivia, Spanyol, Kuba, Guinea Khatulistiwa, Iran, Kirgistan, Irak, Mozambik, Myanmar, Irlandia, Maladewa, Indonesia, Kuwait, Namibia, Malaysia, Guyana, dan Kenya.

(CNNIndonesia.com)