AksaraKaltim – Seorang bocah SD berinisial SA (11) ditemukan tewas mengenaskan dalam kebakaran tiga rumah toko (ruko) di Jalan Indrakila, Kecamatan Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 23.00 Wita.
Melansir Beritasatu.com, api cepat membesar lantaran bangunan yang terbakar mayoritas terbuat dari kayu. Selain itu, dari total tiga rumah yang ludes dilalap api, dua di antaranya merupakan toko penjual bensin eceran serta bengkel motor.
Petugas pemadam kebakaran (damkar) dari BPBD Kota Balikpapan sempat kesulitan untuk memadamkan kebakaran, lantaran ada belasan tabung gas di lokasi, sehingga harus ekstra hati-hati karena khawatir terjadi ledakan.
Petugas damkar sektor Balikpapan Utara, Agus mengatakan kebakaran ini diduga dipicu dari arus pendek listrik saat istri pemilik toko yang terbakar, hendak mencuci baju. Saat itu, dia menghubungkan mesin cuci dengan arus listrik sehingga muncul percikan api.
Sedangkan suami pemilik toko sedang memindahkan bahan bakar minyak jenis pertalite ke botol, sehingga percikan api itu pun menyambar dan muncul kobaran api yang langsung membesar.
“Awal cerita terjadinya kebakaran itu, si penyewa ini yang toko ini mau nyuci, begitu dicolok setrum, keluar api, si suaminya yang pemilik toko ini lagi mengisi bbm, mengisi bensin karena dia kan jual bensin juga, nah disitu langsung besar,” kata Agus kepada Beritasatu.com di lokasi kebakaran.
Seorang siswi SD berinisial SA terjebak dalam kebakaran itu. Korban diduga sempat berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api, tetapi nahasnya pintu rumahnya terkunci dari luar lantaran kedua orang tuanya sedang berada di luar rumah.
“Kalau korban itu memang orang tuanya korban lagi keluar rumah, memang si korban ini ditinggal, entah itu memang sudah biasa dia enggak ikut orang tuanya, akhirnya begitu kejadian anak ini sempat mau menyelamatkan diri cuma posisi pintu ini lagi terkunci dari luar, nah akhirnya anak ini enggak bisa menyelamatkan diri,” lanjut Agus.
Berdasarkan data sementara dari pihak BPBD setempat, musibah kebakaran ini menyebabkan tiga bangunan ludes terbakar. Selain itu, dibalik puing-puing bangunan yang ludes terbakar, juga ditemukan sedikitnya lima unit sepeda motor yang ludes terbakar.
Kini, penyebab pasti dari musibah kebakaran ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak Polsek Balikpapan Utara. Total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 500 juta.






