AksaraKaltim – Komisi A DPRD Kota Bontang melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Bontang Selatan dan Bontang Utara. Yakni, Puskesmas Bontang Selatan I dan Bontang Selatan II. Kemudian, Puskesmas Bontang Utara I serta Bontang Utara II.
Kunjungan ini diikuti oleh beberapa anggota dewan, antara lain Heri Keswanto, Ubayya Bengawan, Muhammad Yusuf, Muhammad Irfan, dan Arfian Arsyad.
Fokus Sosialisasi Mobile JKN
Dalam kesempatan itu, Ubayya Bengawan, legislator dari Fraksi Golkar, menyampaikan sejumlah keluhan warga serta usulan yang dianggap perlu segera ditindaklanjuti. Salah satu perhatian utama adalah perlunya sosialisasi yang lebih masif mengenai aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Aplikasi ini bertujuan memudahkan akses dan pelayanan bagi peserta JKN.
“Sosialisasi tentang Mobile JKN sangat penting. Ini yang selalu saya tekankan,” ujar Ubayya Bengawan di hadapan Kepala Dinkes Bontang beserta jajarannya.
Menurut Ubayya, sosialisasi yang maksimal sangat diperlukan karena ruang tunggu di sejumlah unit layanan kesehatan masih terbatas dan seringkali tidak mampu menampung pasien dengan baik. Kondisi ini berpotensi menyebabkan penularan penyakit karena pasien dengan berbagai kondisi berkumpul dalam ruang tunggu yang sama dan sempit.
“Ruang tunggu kita sempit, sementara pasien berkerumun di situ. Biasanya anak-anak bergabung dengan orang tua, pasien TB juga bercampur dengan pasien lain di ruang tunggu yang sama,” jelas Ubayya.
Dengan pemanfaatan Mobile JKN, pasien dapat lebih mudah mengatur jadwal kunjungan sehingga datang tepat waktu dan mengurangi waktu tunggu yang lama.
“Manfaatnya adalah mengurangi kerumunan pasien dengan penyakit berbeda di ruang tunggu yang sama,” tambahnya.
Harapan pada Petugas Kesehatan
Selain itu, Ubayya juga menekankan pentingnya ketepatan waktu pelayanan oleh petugas kesehatan. Ia mengingatkan agar petugas tidak terlambat memeriksa pasien yang sudah datang sesuai jadwal.
“Yang paling penting, petugas jangan ingkar janji dan telat datang. Sehingga pasien harus menunggu. Ini perlu perbaikan,” tegasnya.

Komisi A DPRD Bontang saat mengunjungi puskesmas yang ada id Kota Bontang. (AksaraKaltim).
Komitmen Dinas Kesehatan
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Bahtiar Mabe, beserta jajarannya menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti dan memperbaiki pelayanan sesuai masukan dari DPRD.
“Siap, Pak. Kami akan benahi semuanya,” sahutnya.






