Kualitas Udara Membaik, Disdikbud Bontang Hentikan PJJ dan Kembalikan Sekolah Tatap Muka

AksaraKaltim — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang resmi menghentikan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin, 21 September 2026.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat imbauan Disdikbud Kota Bontang Nomor: B/400.3.1/514/DISDIKBUD/2026 yang ditujukan kepada seluruh Kepala PAUD, SD, SMP, hingga SPNF SKB di wilayah Kota Bontang.

Langkah ini diambil setelah memantau perkembangan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Bontang yang menunjukkan perbaikan.

Kualitas udara saat ini berada dalam kategori Sedang, yang dinilai masih dapat diterima dan aman bagi kesehatan manusia, hewan, maupun tumbuhan. Kondisi lingkungan yang dinilai semakin kondusif menjadi pertimbangan utama pengembalian sistem belajar mengajar ke ruang kelas.

Sebelumnya, Disdikbud Kota Bontang sempat menerapkan sistem PJJ lewat Surat Edaran Nomor: B/400.3.1/507/DISDIKBUD/2026 tertanggal 17 September 2026 sebagai langkah antisipasi dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan para siswa.

Melalui surat kebijakan terbaru ini, Disdikbud mengarahkan seluruh kepala sekolah untuk menghentikan PJJ dan mengembalikan aktivitas pembelajaran secara tatap muka secara serentak.

Pihak sekolah juga diminta memastikan seluruh kegiatan belajar mengajar berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku, sembari tetap memantau kondisi kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Selain itu, satuan pendidikan diimbau untuk selalu bersiap melakukan langkah antisipatif apabila terjadi penurunan kualitas udara di kemudian hari.

Dengan diterbitkannya instruksi ini, seluruh aktivitas persekolahan di Kota Bontang dipastikan kembali berjalan normal dengan tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap dinamika kualitas udara di wilayah setempat.