AksaraKaltim – Plt Kepala Sekolah SMPN 7 Bontang, Nor Hayati menyebut bahwa secara prinsip, penerapan Kurikulum 2013 (K13) dan Kurikulum Merdeka memiliki banyak kemiripan.
Namun, kurikulum terbaru yang kini telah diimplementasikan di berbagai satuan pendidikan tersebut membawa penekanan khusus yang dianggapnya lebih nyata. Khusus pada minat dan bakal pelajar.
“Pada dasarnya, penerapan Kurikulum 13 dan Kurikulum Merdeka ini kurang lebih sama,” ujar Nor Hayati saat ditemui di sekolahnya beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, perbedaan signifikan dari Kurikulum Merdeka terletak pada sisi kolaborasi. Menurutnya, kurikulum ini secara jelas lebih menekankan adanya sinergi dan kolaborasi yang erat antara guru dan murid dalam proses belajar mengajar.
Tidak hanya di lingkungan sekolah, Nor Hayati menambahkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka juga menuntut peran aktif dari orang tua siswa. Peran serta orang tua dianggap krusial untuk memastikan keberhasilan pendidikan, mengingat pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas.
“Tapi Kurikulum Merdeka lebih ditekankan pada kolaborasi antara guru dan murid. Orang tua siswa juga dituntut berperan,” tegasnya.
Dari berbagai sumber yang dihimpun, terdapar perbedaan cukup signifikan dari kedua kurikulum tersebut. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan keleluasaan atau kemerdekaan lebih besar kepada sekolah dan guru, dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi setiap peserta didik.
Kurikulum Merdeka berupaya menjadikan proses pendidikan di Indonesia lebih berpusat pada siswa dan berorientasi pada pengembangan kompetensi nyata di abad ke-21.
Penerapan Kurikulum Merdeka pertama kali diluncurkan pada tahun 2022 sebagai opsi bagi sekolah untuk diterapkan sesuai kesiapan mereka, dengan penerapan yang lebih luas dimulai pada tahun ajaran 2022/2023.
Sementara, Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang berlaku sebelum Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini memiliki fokus utama pada pengembangan kompetensi siswa secara utuh, mencakup tiga aspek penting. Seperti sikap, pengetahuan dan keterampilan.






