AksaraKaltim – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris meninjau sejumlah titik pembangunan turap sungai di kawasan Bontang Utara, Jumat (14/11/2025). Salah satunya yang ada di RT 40, Kelurahan Api-Api.
Kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan pembangunan turap yang ada berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Karena tujuan pembangunan turap tersebut bertujuan untuk menanggulangi banjir di Bontang.
“Alhamdulillah semua lancar setelah saya tinjau hari ini,” terangnya.
Konsultan Super Teknik Pratama, Aziz Asmar, mengungkapkan bahwa proyek sempat terkendala akibat banjir besar pada Oktober lalu. Sehingga pengerjaan harus dihentikan sementara.
Seharusnya pekerjaan rampung pada pertengahan November 2025, namun kondisi tersebut membuat aktivitas konstruksi tertunda.
“Saat ini fokus kami berada pada tahap finishing. Kontraktor juga tengah mengajukan tambahan waktu, sebagai pengganti waktu yang hilang saat terjadi banjir,” jelas Aziz.
Untuk mencegah hambatan serupa, pihaknya menyiapkan langkah antisipasi berupa pembangunan tanggul sementara menggunakan timbunan tanah di sekitar area kerja. Cara ini diharapkan mampu menahan debit air agar proses penyelesaian turap tidak kembali terkendala.
“Upaya ini dilakukan agar saat air naik, pekerjaan tetap bisa berjalan,” tambahnya.
Sebagai informasi, proyek turap ini menelan anggaran sekitar Rp15,8 miliar dari APBD. Panjang turap mencapai 140 meter kiri dan kanan sungai yang dikerjakan oleh PT Titra Darma Segah asal Berau.






