AksaraKaltim – Kecewa dengan janji PLN soal pemadaman listrik yang masih bergiliran, warga Kota Bontang berencana kembali menggelar demonstrasi jilid II.
Rencananya, demo bakal dilakukan pada Rabu (28/10/2026), pekan depan. Diprediksi jumlah massa yang bakal turun ke lokasi aksi mencapai 250 sampai 300 orang.
Ketua Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) Bontang, Udin Mulyono mengatakan PHM akan melakukan aksi unjuk rasa kedua kalinya sebagai bentuk kekecewaan terhadap pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang kian memburuk.
“Pekan depan kami lakukan aksi kedua,” ucap Udin Mulyono, Jumat (23/10/2026).
Udin mengklaim, Bontang memiliki dua alat pembangkit listrik, secara pribadi memastikan jika pembangkit listrik di Bontang tidak mengalami kerusakan.
“Saya sudah cek langsung, dua-duanya tidak ada kerusakan,” diakuinya.
Udin Mulyono menegaskan, dalam aksi kali ini dia akan meminta pihak PLN Bontang untuk keluar secara langsung menemui masyarakat.
“Saya akan menekankan mereka untuk keluar ngomong sama masyarakat. Saya pastikan tidak akan ada pelarangan untuk media,” tegasnya.
Sebelumnya, aksi demo ke PLN pertama kali diselenggarakan pada 17 September 2026.
Penulis : Rahmat Ibnu.






