AksaraKaltim – Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar di Kota Bontang. Lokasi GPM berada di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Tanjung Limau, Rabu (14/10/2026).
Telur hasil peternak lokal dijual dengan harga Rp55 ribu per piring.
Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem, mengatakan GPM menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
GPM masih akan kembali digelar satu kali pada 2026. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada Desember mendatang, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027.
Menurutnya, pelaksanaan GPM kali ini juga mendapat dukungan dari Bank Indonesia (BI).“Insyaallah akhir tahun ada lagi. D
itunggu saja,” ujarnya.
Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Syawaluddin menjelaskan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menyediakan beras sebanyak 4,5 ton atau 900 karung dengan berat masing-masing 5 kilogram.Selain beras, tersedia pula minyak goreng sebanyak 500 liter.
Beras dijual dengan harga Rp60 ribu per karung atau setara Rp12 ribu per kilogram, sedangkan minyak goreng dibanderol Rp15 ribu per liter.
GPM kali ini juga melibatkan peternak dan petani lokal yang menjual hasil produksi mereka secara langsung kepada masyarakat.
Harga yang ditawarkan diharapkan lebih rendah dibandingkan harga pasar.
“Ini juga bentuk kerja sama dengan peternak dan petani lokal untuk menjual hasilnya, dan juga dijual di bawah harga pasar,” ungkap Syawaluddin.
Penulis: Rahmat Ibnu






