AksaraKaltim – Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi untuk Bontang jenis solar tersisa 1.577 Kiloliter (KL) dan pertalite tersisa 2.893 KL di tahun 2022.
Area Manager Comm, Rel & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Arya Yusa Dwicandra menjelaskan, sampai dengan 30 November 2022, kuota solar yang sudah disalurkan sejumlah 15.680 KL dari total kuota 17.257 KL di 2022. Sementara untuk pertalite sebanyak 23.265 KL dari kuota yang ditetapkan pada tahun ini sebesar 26.158 KL.
Artinya kuota solar subsidi untuk Bontang tinggal 1.577 KL dan pertalite tersisa 2.893 KL.
“Untuk di Bontang, Pertamina sudah menyalurkan BBM subsidi pertalite setara 89 persen dari total kuota yang ditetapkan tahun ini. Kemudian solar subsidi sudah sekitar 91 persen,” paparnya, Rabu (14/12/2022).
Kata Arya Yusa, untuk menjaga distribusi BBM subsidi hingga akhir tahun, Pertamina terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi setempat dan aparat berwajib agar menjaga saluran distribusi BBM Subsidi.
Tujuannya, agar produk BBM subsidi dapat dikonsumsi oleh masyarakat yang berhak. Setiap harinya PT Pertamina menyalurkan BBM subsidi sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh Pemerintah.
“Kami himbau masyarakat untuk menggunakan BBM subsidi secara bijak. Bagi masyarakat mampu untuk beralih ke BBM non subsidi. Seperti Pertamax Series dan Dex Series,” terang Arya Yusa.
Di akhir, Arya Yusa menyebut, PT Pertamina sangat membuka diri bagi masyarakat yang memiliki informasi maupun kendala dalam penyaluran produk Pertamina. Masyarakat bisa menghubungi hotline 135.
“Apabila ditemukan adanya kendala terkait pelayanan Pertamina silahkan diinfokan ke 135 untuk lokasinya, tim kami akan meninjau ke lapangan,” tegasnya.






