AksaraKaltim – Polres Bontang telah memetakan jalur rawan kemacetan saat arus mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Edy Hanura menyebut sedikitnya terdapat 7 titik rawan yang seluruhnya terletak di arus jalan menuju Kota Samarinda.
“Bontang Lestari, Kilometer 20, Kilometer 24, Desa Makarti, Kawasan Gunung Hantu, Tanah Datar dan Perangat,” ungkapnya, Jumat (22/4).
Guna mengurai potensi kepadatan, pihaknya juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus dengan meyiapkan jalur alternatif.
Kata dia, jalur Bontang Lestari – Desa Santan Ilir – Marangkayu bisa menjadi alternatif menuju Kota Samarinda.
Sebaliknya ia mengimbau masyarakat tidak melalui jalan hauling perusahaan tambang, sebab dinilai sangat berbahaya.
Terangnya selain meningkatnya mobilitas kendaraan. Kemacetan juga diprediksi bakal terjadi akibat kerusakan jalan di tujuh titik tersebut.
“Pengendara harus tetap waspada dengan kondisi jalan yang rusak. Serta adanya perbaikan di beberapa ruas jalan,” imbuhnya.
Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, dalam rangka Oprasi Ketupat 2022 sejumlah personil terus disiagakan di sejumlah titik rawan dengan mendirikan Pos Pantau, serta Pos Pengamanan.
“Kita juga terus kordinasi dengan Dishub, terkait lengakah percepatan evakuasi saat terjadi kecelakaan di jalur Poros Bontang – Samarinda tersebut,” pungkasnya. (Yud/DT)






