AksaraKaltim – Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang menegaskan tidak akan tebang pilih dalam melakukan penertiban, bagi pedagang yang berjualan di atas trotoar. Terutama, disekitar Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin).
Diana salah satu pedagang yang mendapat teguran mengatakan, dia tidak mempermasalahkan jika harus diminta pindah dan tidak lagi berjualan di atas trotoar. Tetapi, pemerintah juga diminta tegas saat melakukan penertiban dan tidak tebang pilih.
Ia mengaku, berjualan di lokasi itu baru sekitar 10 hari. Sebelumnya, dia pernah berjualan di Pasar Tamrin, namun sepinya pembeli membuat ia keluar dari gedung pasar semi modern itu.
“Tidak masalah tapi harus adil. Semuanya ditertibkan, suruh mundur tidak jualan di trotoar. Jangan pilih kasih. Kami rakyat kecil cuma mau keadilan saja,” ucapnya, Senin (28/11/2022).
Kadiskop-UKMP Bontang, Kamilan memastikan tidak akan ada pilih kasih. Ratusan pedagang yang lapak jualannya berada di atas trotoar diminta untuk mundur.
“Semuanya saya instruksikan mundur. Tidak ada yang tebang pilih,” tegas Kamilan.
Kamilan meminta, bagi pedagang yang berjualan di atas trotoar untuk bisa mengisi kembali pasar semi modern yang berlokasi di Jalan Juanda, Bontang Selatan. Karena masih terdapat ratusan lapak kosong.
“Kalau yang punya lapak bisa kembali ke lapaknya. Kalau yang belum ada, nanti kami kasih,” ujar Kamilan.
Kamilan meyakini, dengan ditertibkannya pedagang di atas trotoar. Dan pedagang kembali berjualan di Pasar Tamrin. Maka, pasar itu bakal ramai dikunjungi warga.
“Kalau ada yang jualan di bawah bagaimana pasar mau ramai. Pembeli pasti terpecah tidak satu tujuan. Kalau yang jualan di rumah sendiri itu bukan urusan kami katanya,” paparnya. (Adv)






