AksaraKaltim – Lomba perpustakaan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang menitikberatkan pada standar dasar dan inovasi layanan.
Kepala Bidang Perpustakaan, Indra Nopika Wijaya, mengatakan penilaian dilakukan secara komprehensif untuk melihat kesiapan perpustakaan dalam melayani masyarakat.
“Setiap peserta wajib memiliki legalitas serta Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) sebagai syarat administratif utama,” ujarnya, saat ditemui di Kantor DPK Bontang, Senin (27/4/2026).
Selain itu, keberadaan tenaga pengelola tetap menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan operasional perpustakaan. Koleksi buku juga menjadi perhatian, dengan minimal 1.000 buku.
“Ini sebagai tolok ukur dasar layanan literasi,” timpalnya.
Tidak hanya itu, aspek inovasi turut menjadi penilaian penting dalam lomba ini. DPK ingin melihat sejauh mana perpustakaan mampu menghadirkan layanan yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui pendekatan ini, lomba diharapkan menjadi pemicu peningkatan kualitas perpustakaan, bukan sekadar ajang kompetisi,” tandasnya.






