AksaraKaltim — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menyatakan dukungan penuh terhadap wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang yang akan memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun ini.
Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras, jerih payah, dan dedikasi para anggota Paskibra yang telah berlatih intensif setiap hari selama lebih dari sebulan demi suksesnya pengibaran Sang Merah Putih pada Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
“DPRD Bontang tentu mendukung, karena apresiasi ini sudah tradisi untuk Paskibra setelah mereka melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” ujar Andi Faiz saat dimintai tanggapan, Rabu (19/8/2026).
Menanggapi kabar bahwa anggota Paskibra Bontang 2026 rencananya akan diajak berkunjung dan belajar ke Kampung Inggris di Bogor, Andi Faiz menyerahkan sepenuhnya penentuan lokasi kepada Pemkot bersama para anggota Paskibra. DPRD Bontang siap bersinergi untuk menyesuaikan kebutuhan anggaran yang diperlukan melalui APBD.
“Lokasinya kami serahkan kepada teman-teman Paskibra dan Pemkot mau ke mana, tinggal disesuaikan anggarannya,” ungkap politisi muda tersebut.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa program apresiasi semacam ini bukan kali pertama dilakukan oleh Pemkot Bontang. Selain berfungsi sebagai sarana rekreasi atau liburan, program ini juga memuat nilai edukasi yang sangat bermanfaat bagi pengembangan kapasitas masa depan para anggota Paskibra yang merupakan pelajar-pelajar pilihan.
“Melalui program belajar di Kampung Inggris, para pelajar pilihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bahasa asing anggota Paskibra,” tambahnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan apresiasi khusus kepada seluruh anggota Paskibra atas suksesnya pelaksanaan upacara kemerdekaan. Menurutnya, setiap tetesan keringat para pemuda-pemudi tersebut selama masa latihan patut dihargai secara layak oleh pemerintah.
“Dapat, dapat hadiah yang sama. Itu sudah komitmen. Setiap tetesan keringatnya tentu kami Pemerintah Kota Bontang menghargai perjuangan,” kata Neni. (Adv)






