AksaraKaltim – Maraknya penggunaan telepon pintar pada anak usia dini mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang menghadirkan program edukatif berbasis literasi.
Program yang diberi nama Jelajah Literasi Anak tersebut dirancang sebagai wadah aktivitas positif yang mampu mengalihkan perhatian anak dari penggunaan gadget secara berlebihan.
Kegiatan ini menyasar anak usia PAUD dan taman kanak-kanak dengan berbagai aktivitas yang menyenangkan.
Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bontang, Indra Nopika Wijaya, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kebiasaan membaca sejak dini.
“Ya, memang kita perjuangkan itu anak-anak usia dini yang belum terlalu jauh kecanduan HP. Makanya ada Jelajah Literasi Anak. Tujuannya memberikan kegiatan yang positif pada anak-anak,” ujarnya.
Selain membaca buku cerita, peserta juga mengikuti kegiatan menggambar, mewarnai, dan permainan edukatif yang mendukung perkembangan kreativitas.
Program ini juga dilengkapi dengan pemutaran film edukasi yang mengandung pesan moral dan nilai pembelajaran.
“Program ini kita lengkapi dengan pemutaran film edukatif yang mengandung pesan moral dan pembelajaran,” katanya.
Tidak hanya anak-anak, para orang tua yang mendampingi juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pengawasan penggunaan gawai dalam keluarga.
“Kita berharap program ini dapat membantu menciptakan generasi muda yang gemar membaca, kreatif, dan memiliki perkembangan sosial yang baik,” tandasnya.






