AksaraKaltim – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Kota Taman.
Upaya ini dilakukan guna memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan haknya dan menekan angka putus sekolah.
Sekertaris Disdikbud Bontang, Saparudin mengatakan, pemerataan sekolah di Bontang dinilai mencakup aspek yang luas, di mana indikator utamanya adalah tersedianya akses bagi setiap warga untuk mengenyam bangku pendidikan tanpa terkendala biaya dasar.
“Bicara mengenai pemerataan sekolah di Bontang, saat ini sudah mencakup semua orang. Minimalkan agar semua orang bisa bersekolah dan tidak ada lagi anak yang putus sekolah,” ujarnya belum lama ini.
Kata dia, sejauh ini Pemkot Bontang telah menunjukkan komitmen luar biasa melalui berbagai program unggulan, salah satunya adalah pemberian perlengkapan sekolah secara gratis. Bantuan ini meliputi seragam sekolah lengkap, sepatu, tas, hingga atribut pendukung lainnya.
Langkah ini diambil untuk meringankan beban ekonomi orang tua siswa, sehingga faktor biaya perlengkapan tidak lagi menjadi alasan bagi anak untuk tidak bersekolah.
Meski fasilitas telah diberikan secara cuma-cuma, pemerintah menekankan bahwa persoalan putus sekolah tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Diperlukan sinergi dan komitmen kuat dari sisi masyarakat.
“Komitmen masyarakat juga sangat diperlukan untuk saling bahu-membahu mendorong pemerataan pendidikan. Minimal, orang tua harus memiliki dorongan kuat agar anaknya mau bersekolah. Contoh kasus putus sekolah beberapa waktu lalu juga sudah diselesaikan dan anak sudah kembali ke sekolah,” jelasnya. (Adv)






