Dekat dengan Warga, Perpustakaan Kelurahan Lebih Adaptif Hadirkan Program Inovatif

Tangkapan layar dari video, saat DPK Bontang mengunjungi perpustakaan Kelurahan Berbas Pantai. (Tangkapan layar)

AksaraKaltim – Kedekatan dengan masyarakat membuat perpustakaan kelurahan dinilai lebih adaptif dalam menghadirkan layanan inovatif sesuai kebutuhan warga.

Hal ini menjadi salah satu poin penting dalam penilaian lomba tahunan perpustakaan yang akan diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang pada Juni 2026 nanti.

Kepala Bidang Perpustakaan, Indra Nopika Wijaya, menyebut perpustakaan di tingkat kelurahan memiliki keunggulan karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Dengan kedekatan ini, perpustakaan lebih memahami kebutuhan warga dan mampu menghadirkan program yang tepat sasaran,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Indra mengungkapkan, peran perpustakaan kini telah berkembang menjadi pusat kegiatan masyarakat dan menjadi dasar dalam mendorong perubahan tersebut.

Salah satu contoh keberhasilan inovasi terlihat pada Perpustakaan Mercusuar Loktuan yang menjadi ruang kreatif bagi warga.

Perpustakaan tersebut bahkan meraih penghargaan nasional pada 2024 dalam kategori advokasi dan kemitraan terbaik, sekaligus menjadi bukti keberhasilan pendekatan berbasis masyarakat.

“Perpustakaan bukan hanya sebagai ruang literasi tetapi telah bertransformasi menjadi wadah pengembangan keterampilan warga,” terangnya.

DPK Bontang pun terus berbenah melalui berbagai inovasi menjadikan perpustakaan sebagai pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendorong peningkatan literasi di Kota Bontang.