HUT ke-81 RI, DPRD Bontang Dorong Pemerataan Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Warga

Alfin Rausan Fikri saat menghadiri Upacara Peringatan HUT RI ke-81. (Istimewa).

AksaraKaltim – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bontang diharapkan tidak berhenti pada rangkaian seremoni dan perayaan. Momentum kemerdekaan dinilai harus menjadi pengingat bagi pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menghadirkan perubahan yang nyata dalam kehidupan warga.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, mengatakan makna kemerdekaan seharusnya dapat dirasakan masyarakat melalui peningkatan kualitas hidup dan terpenuhinya kebutuhan dasar.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dasar dan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan sampai kemerdekaan hanya kita rasakan dalam bentuk perayaan. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat bisa merasakan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Alfin.

Ia menyebut ketersediaan air bersih sebagai salah satu kebutuhan mendasar yang harus terus diperkuat. Akses terhadap air bersih dan layanan dasar yang memadai, menurutnya, merupakan bagian penting dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Selain persoalan infrastruktur, Alfin menilai upaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran juga perlu mendapat perhatian serius. Pemerintah diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan sekaligus menciptakan program yang dapat mendorong peningkatan pendapatan warga.

Penguatan ekonomi masyarakat juga dinilai penting agar pertumbuhan daerah tidak hanya terlihat dari sisi pembangunan fisik, tetapi turut memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga.

Di sisi lain, persoalan banjir masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan penanganan berkelanjutan. Menurut Alfin, pembangunan infrastruktur pengendali banjir perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari perbaikan drainase, normalisasi saluran, hingga pembangunan fasilitas penampungan air di titik-titik yang membutuhkan.

“Air bersih, kemiskinan, pengangguran, banjir, dan ekonomi masyarakat harus menjadi perhatian. Ini bagian dari bagaimana kita menghadirkan kemerdekaan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Alfin menambahkan, penyelesaian berbagai persoalan tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat. Program pembangunan harus disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan serta memiliki dampak yang jelas bagi masyarakat.

Ia berharap semangat HUT ke-81 RI dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Bontang. Pemerintah tidak hanya dituntut menghadirkan pembangunan secara fisik, tetapi juga memastikan hasil pembangunan tersebut dapat diakses dan dirasakan secara merata.

“Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang baik, lingkungan yang nyaman, kesempatan ekonomi yang lebih luas, dan kehidupan yang semakin sejahtera,” pungkasnya. (Adv)