Integrasi Data Antar Pangkalan Jadi Kunci Atasi Masalah Distribusi Gas di PPU

AksaraKaltim – Ketua Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Ishaq Rahman, menyoroti perlunya integrasi data antar-pangkalan dalam distribusi gas elpiji. Menurutnya, sistem ini penting untuk mencegah praktik transaksi ganda oleh konsumen yang tidak bertanggung jawab.

Ketidaktersambungan data antar-pangkalan selama ini menjadi celah bagi pihak tertentu untuk memanfaatkan situasi dengan membeli gas dari beberapa tempat sekaligus, sehingga alokasi gas bersubsidi sering kali tidak tepat sasaran.

“Kalau data mereka terkoneksi, satu pangkalan pasti akan menolak transaksi tersebut karena terdeteksi ganda,” kata Ishaq.

Ia menjelaskan, jika konsumen telah membeli gas di satu pangkalan, sistem integrasi data akan mencatatnya. Ketika konsumen tersebut mencoba membeli lagi di pangkalan lain, sistem akan secara otomatis menolak transaksi.

BACA JUGA:  Guna Meningkatkan SDM Masyarakat Sambut IKN, DPRD PPU Minta Pemda Bangun BLK

Namun, kenyataannya, ketidaktersambungan data membuat pangkalan tidak bisa mendeteksi transaksi serupa. Kondisi ini tidak hanya merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan, tetapi juga berpotensi menciptakan ketimpangan distribusi di wilayah PPU.

“Karena datanya tidak saling terhubung, mereka bisa mengambil gas di beberapa tempat sekaligus,” ujarnya.

Ishaq juga menyoroti adanya surplus alokasi gas di PPU, tetapi situasi di lapangan menunjukkan bahwa banyak pihak yang tidak mendapatkan gas sesuai haknya.

“Sekarang, alokasi gas di PPU bahkan surplus, tapi banyak pihak nakal yang mungkin saja mengalihkan gas tersebut ke tempat lain atau memperjualbelikannya kepada pihak yang seharusnya tidak menerima,” katanya.

BACA JUGA:  Muhammad Bijak Ilhamdani Dorong Pemuda PPU Berperan Aktif dalam Demokrasi

Ketua Komisi I ini mengungkapkan kekhawatirannya atas dampak dari distribusi yang tidak adil tersebut. Ia mencontohkan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sangat membutuhkan gas untuk operasional sering kali justru kesulitan mendapatkan pasokan.

“Ada UMKM yang seharusnya mendapatkan jatah, tapi malah enggak dapat. Ini jelas perlu tindakan tegas,” tegasnya.

Ishaq mendorong pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan agen gas, untuk segera mengembangkan sistem integrasi data sebagai solusi jangka panjang. Ia menilai langkah ini bisa menjadi fondasi penting untuk memastikan distribusi yang adil dan transparan. Selain itu, pengawasan yang ketat terhadap pangkalan dan agen nakal juga harus diperkuat untuk memberikan efek jera.

BACA JUGA:  Dewan PPU Tekankan Peran Vital Pemuda Sepaku di Proyek IKN

“Ini jadi masalah serius. Kita tidak hanya bicara soal pelanggaran aturan, tetapi juga dampaknya pada masyarakat kecil yang paling membutuhkan,” tambahnya.

Ishaq berharap agar pemerintah daerah dapat segera bertindak, bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa distribusi gas bersubsidi benar-benar sampai kepada yang berhak. (Adv)

news-0612-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

8881

8882

8883

8884

8885

8886

8887

8888

8889

8890

8891

8892

8893

8894

8895

8941

8942

8943

8944

8945

8946

8947

8948

8949

8950

8952

8953

8954

8955

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

8896

8897

8898

8899

8900

8956

8957

8958

8959

8960

8961

8962

8963

8964

8965

8966

8967

8968

8969

8970

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

8971

8972

8973

8974

8975

8976

8977

8978

8979

8980

8981

8982

8983

8984

8985

9031

9032

9033

9034

9035

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

8866

8867

8868

8869

8870

8871

8872

8873

8874

8875

8876

8877

8878

8879

8880

8996

8997

8998

8999

9000

9046

9047

9048

9049

9050

9051

9052

9053

9054

9055

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

news-0612-mu