Konsisten Dukung Penekanan Emisi dari Aktivitas Produksi, Pupuk Kaltim Perbarui Pabrik Amonia

AksaraKaltim – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan PT Tripatra Engineers & Constructors selaku kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) melakukan penandatanganan kontrak EPC proyek revamping (pembaruan) amonia Pabrik 2, pabrik tertua Pupuk Kaltim pada hari ini (1/11) di Jakarta.

Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi energi dalam operasional pabrik, menciptakan produk yang lebih kompetitif, serta berkontribusi pada program dekarbonisasi perusahaan. Hal ini sejalan dengan visi Pupuk Kaltim untuk menjadi global cost leader di industri pupuk serta implementasi inisiatif strategis operational excellence Pupuk Kaltim.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo menyebutkan, poyek revamping ini sejalan dengan prinsip ESG yang menjadi prioritas perusahaan dalam mengupayakan transformasi hijau di Indonesia.

“Melalui pengembangan fasilitas teknologi yang digunakan pada pabrik Pupuk Kaltim, kami berupaya untuk lebih efisien lagi dalam menekan konsumsi energi. Tentunya hal ini juga menjadi perwujudan komitmen kami untuk terus menciptakan produk-produk yang lebih kompetitif dan berkelanjutan sambil mengupayakan penurunan emisi dari hasil produksi Pupuk Kaltim,” katanya.

BACA JUGA:  Wujudkan Lingkungan Kerja Aman dari Covid-19, Pupuk Kaltim Raih Sertifikat ISO/PAS 45005:2020

Pupuk Kaltim terus melakukan berbagai inisiatif untuk mendukung pencapaian target dekarbonisasi melalui beberapa program. Mulai dari pembangunan pabrik soda ash, community forest (program penanaman pohon dengan melibatkan masyarakat), pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan, salah satunya dengan penjajakan teknologi clean ammonia, hingga proyek pembaruan pabrik lama yang bisa menekan konsumsi energi.

Upaya dekarbonisasi ini menargetkan penurunan emisi karbon sebanyak 32 persen di 2030 sebagai bentuk dukungan program pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi yang turut hadir di acara ini juga mengungkapkan dukungan dan apresiasi dari Pupuk Indonesia atas transformasi yang dilakukan oleh Pupuk Kaltim melalui proyek revamping ini.

“Program revamping ini sangat penting karena tantangan dunia usaha hari ini tidak hanya menjadi lebih efisien, kompetitif, profitable, tapi di saat yang sama lebih ramah lingkungan. Less carbon society atau less carbon economy merupakan sebuah keniscayaan dan program ini sangat baik karena tidak hanya meningkatkan efisiensi, tapi juga ada pengurangan emisi CO2. Sehingga ini mudah-mudahan menjadi contoh di Indonesia bagaimana existing facilities yang sudah tidak efisien bisa dibuat lebih efisien dan ramah lingkungan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Salurkan Bantuan Bagi 30 Masjid dan Musala di Bontang, Pupuk Kaltim Gelar Safari Ramadan 1445 H

Penunjukan PT Tripatra Engineers & Constructor sebagai kontraktor EPC untuk memimpin proyek revamping Pabrik 2 Pupuk Kaltim diharapkan dapat memberikan dukungan kunci kepada Pupuk Kaltim untuk menerapkan strategi operasional berstandar tinggi. Dengan durasi proyek selama 24 bulan, Pupuk Kaltim menargetkan proyek revamping pabrik tertua yang beroperasi sejak 1984 ini, selesai pada akhir 2025.

President Director & CEO PT Tripatra Engineers & Constructors, Raymond Naldi Rasfuldi menambahkan, kolaborasi ini menjadi kehormatan tersendiri bagi pihaknya lantaran bisa bersinergi dengan Pupuk Kaltim dan Pupuk Indonesia.

“InsyaAllah kita bisa berkumpul lagi dalam 24 bulan untuk bisa merayakan keberhasilan kita bersama. Ini adalah keberhasilan Pupuk Indonesia, Pupuk Kaltim, dan Tripatra. Ini adalah keberhasilan Indonesia, untuk bisa memperbaiki dan meng-improve fasilitas yang sudah ada untuk tetap kompetitif dan berkontribusi dalam menurunkan emisi yang sekarang digaungkan di Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lestarikan Adat Budaya Lokal, Pupuk Kaltim Dukung Penuh Erau Pelas Benua Guntung 2024

Selain meningkatkan efisiensi produksi, proyek revamping pabrik juga ditargetkan dapat mengurangi konsumsi gas yang berdampak pada penurunan emisi CO2. Melalui proyek revamping ini, Pupuk Kaltim nantinya dapat menurunkan konsumsi energi sebesar 4 MMBtu/ton amonia, sehingga turut menekan emisi CO2 setara dengan penurunan emisi sebesar 110.000 ton CO2 equivalent per tahun.

“Harapan kami, komitmen Pupuk Kaltim pada keberlanjutan bisa konsisten memberikan dampak positif pada lingkungan, tidak hanya melalui modifikasi fasilitas peralatan produksi, tetapi juga pada bisnis kami secara keseluruhan. Untuk bisa mencapai target dekarbonisasi, tentu Pupuk Kaltim tidak bisa berjalan sendiri. Pupuk Kaltim akan selalu mengutamakan sinergi bersama banyak pihak untuk bersama memberi keberkahan bagi lingkungan di sekitar,” tutup Soesilo. (Adv)

content-ciaa-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000556

article 138000557

article 138000558

article 138000559

article 138000560

article 138000561

article 138000562

article 138000563

article 138000564

article 138000565

article 138000566

article 138000567

article 138000568

article 138000569

article 138000570

article 138000571

article 138000572

article 138000573

article 138000574

article 138000575

article 138000576

article 138000577

article 138000578

article 138000579

article 138000580

article 138000581

article 138000582

article 138000583

article 138000584

article 138000585

article 138000586

article 138000587

article 138000588

article 138000589

article 138000590

article 138000591

article 138000592

article 138000593

article 138000594

article 138000595

article 138000596

article 138000597

article 138000598

article 138000599

article 138000600

article 138000601

article 138000602

article 138000603

article 138000604

article 138000605

article 138000606

article 138000607

article 138000608

article 138000609

article 138000610

article 138000611

article 138000612

article 138000613

article 138000614

article 138000615

article 208000451

article 208000452

article 208000453

article 208000454

article 208000455

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 228000316

article 228000317

article 228000318

article 228000319

article 228000320

article 228000321

article 228000322

article 228000323

article 228000324

article 228000325

article 228000326

article 228000327

article 228000328

article 228000329

article 228000330

article 228000331

article 228000332

article 228000333

article 228000334

article 228000335

article 238000281

article 238000282

article 238000283

article 238000284

article 238000285

article 238000286

article 238000287

article 238000288

article 238000289

article 238000290

article 238000291

article 238000292

article 238000293

article 238000294

article 238000295

article 238000296

article 238000297

article 238000298

article 238000299

article 238000300

article 238000301

article 238000302

article 238000303

article 238000304

article 238000305

article 238000306

article 238000307

article 238000308

article 238000309

article 238000310

article 238000311

article 238000312

article 238000313

article 238000314

article 238000315

article 238000316

article 238000317

article 238000318

article 238000319

article 238000320

sumbar-238000256

sumbar-238000257

sumbar-238000258

sumbar-238000259

sumbar-238000260

sumbar-238000261

sumbar-238000262

sumbar-238000263

sumbar-238000264

sumbar-238000265

sumbar-238000266

sumbar-238000267

sumbar-238000268

sumbar-238000269

sumbar-238000270

sumbar-238000271

sumbar-238000272

sumbar-238000273

sumbar-238000274

sumbar-238000275

sumbar-238000276

sumbar-238000277

sumbar-238000278

sumbar-238000279

sumbar-238000280

sumbar-238000281

sumbar-238000282

sumbar-238000283

sumbar-238000284

sumbar-238000285

sumbar-238000286

sumbar-238000287

sumbar-238000288

sumbar-238000289

sumbar-238000290

sumbar-238000291

sumbar-238000292

sumbar-238000293

sumbar-238000294

sumbar-238000295

sumbar-238000296

sumbar-238000297

sumbar-238000298

sumbar-238000299

sumbar-238000300

sumbar-238000301

sumbar-238000302

sumbar-238000303

sumbar-238000304

sumbar-238000305

sumbar-238000306

sumbar-238000307

sumbar-238000308

sumbar-238000309

sumbar-238000310

sumbar-238000311

sumbar-238000312

sumbar-238000313

sumbar-238000314

sumbar-238000315

sumbar-238000316

sumbar-238000317

sumbar-238000318

sumbar-238000319

sumbar-238000320

content-ciaa-1701