AksaraKaltim – Menjamurnya kopi keliling menggunakan sepeda listrik di Kota Bontang dinilai sangat baik. Lantaran menjadi salah satu cara untuk mengurangi pengangguran di Kota Taman-sebutan Bontang.
Anggota DPRD Kota Bontang, Muhammad Irfan menyambut baik dengan menjamurnya usaha tersebut di Bontang. Selain menjadi inovasi dan bisnis baru saat ini, keberadaannya juga turut membantu pemerindah dalam mengurangi angka pengangguran meski tidak signifikan.
“Cukup baik saya lihat inovasi dari bisnis itu (kopi keliling), keberadaannya tentu menghasilkan omset dan mengurangi pengangguran,” terangnya saat ditemui.
Kata dia, kategori tenaga bukan hanya dilihat dari orang yang bisa bekerja di sebuah perusahaan. Tapi, seseorang disebut sebagai pekerja ketika orang itu bisa menghasilkan upah dari hasilnya bekerja.
“Selama dia bisa menghasilkan uang dari hasil bekerja, berarti dia juga pekerja,” ucapnya.
Namun, Irfan-sapaannya, mengingatkan bagi pelaku usaha kopi keliling wajib memperhatikan kebersihan sekitar di lokasi tempat mereka mangkal menjajakan dagangannya. Sehingga estetika Kota Bontang tetap terjaga dan tidak terdapat tumpukan sampah bekas gelas kopi keliling.
“Kebersihan harus tetap dijaga tapi. Jangan habis mangkal di lokasi jualan sampahnya tidak dibersihkan,” katanya.
Diakhir, Irfan kembali memberikan masukan, agar penjaja kopi keliling turut menjaga kebertiban saat berjualan dan tidak melanggar aturan. Serta pemilik usaha jangan sampai melupakan kwajibannya untuk membayar pajak daerah. (Adv)






