Lewat Program “Layar Puspita” Perpustakaan Terapung Bontang Perkuat Akses Literasi Pesisir

AksaraKaltim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus memperluas jangkauan layanan literasi hingga ke wilayah pesisir melalui program unggulan “Layar Puspita”.

Program perpustakaan terapung ini menjadi strategi utama DPK untuk menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas perpustakaan di pusat kota.

Kepala Bidang Perpustakaan, Indra Nopika Wijaya, menjelaskan bahwa layanan tersebut menyasar daerah pesisir seperti Malahing dan Tihi-Tihi dengan konsep jemput bola.

“Melalui program ini, petugas datang menggunakan kapal, membawa berbagai kebutuhan kegiatan literasi, tidak hanya buku bacaan,” ujarnya belum lama ini.

Beragam perlengkapan seperti alat menggambar hingga perangkat audio turut disiapkan guna menciptakan aktivitas literasi yang lebih interaktif dan menarik.

Anak-anak di wilayah pesisir diajak untuk tidak sekadar membaca, tetapi juga terlibat dalam kegiatan kreatif seperti menggambar dan eksplorasi literasi yang dikemas secara menyenangkan.

Indra mengungkapkan, pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan minat baca, terutama bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan.

Selain layanan kunjungan langsung, DPK juga menerapkan sistem Silang Layan, dengan meminjamkan buku dalam jumlah besar kepada komunitas setempat untuk digunakan bersama.

Namun, keterbatasan anggaran membuat intensitas layanan belum optimal. Dalam satu tahun, setiap wilayah pesisir hanya dapat dilayani sekitar dua kali kunjungan.

“Meski jumlah kunjungan berkurang, yang awalnya bisa empat kali sekarang cuman dua kali. Tapi kita tetap komitmen untuk terus menjaga keberlangsungan layanan literasi di wilayah pesisir tetap berjalan,” tandasnya.