AksaraKaltim – Salah satu sekuriti PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) di Kecamatan Muara Badak meninggal diduga setelah tertimpa pagar besi perusahaan. Aparat kepolisian pun tengah mendalami meninggalnya korban, Rabu (4/11/2026) dini hari.
Saat peristiwa nahas tersebut terjadi, korban berinisial S (37) tengah bertugas menjaga area pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas di depan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Warga tersebut melihat pagar besi dalam kondisi roboh, kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan (security) di Pintu Gate 20.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas keamanan dari Pintu Gate 20 segera mendatangi lokasi. Setibanya di tempat kejadian, mereka mendapati pagar besi telah ambruk. Di bawah reruntuhan pagar tersebut, korban yang merupakan petugas keamanan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Demikian disampaikan Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo, melalui Kapolsek Muara Badak Iptu Sumartono saat dikonfirmasi.
“Awal mula kejadian diketahui dari laporan warga yang kebetulan lewat di lokasi TKP,” ucap Iptu Sumartono.
Dijelaskan, lokasi tersebut memiliki akses pintu masuk berupa pagar besi besar dengan memiliki roda di bagian bawah. Untuk akses buka tutup, pagar besi harus di tarik dan didorong.
Dugaan, saat korban berniat menarik pintu pagar besi tersebut untuk menutup namun roda pagar terlepas dari relnya. Sehingga pintu ambruk dan menimpa korban. Serta menyebabkan S meninggal dunia.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban.
“Ini masih proses penyelidikan, mungkin saat korban menarik pagar besi tersebut roda pagar terlepas dari relnya,” tegasnya.
Penulis: Rahmat Ibnu.






