Kaltim  

Jalur Logistik Samarinda-Bontang-Kutim Terancam Longsor, Gubernur Kaltim Desak Menteri PU Bertindak

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.

AksaraKaltim – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud segera menyurati Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat perbaikan jalur logistik dan mitigasi titik longsor di ruas jalan nasional yang menghubungkan Samarinda, Bontang, hingga Kabupaten Kutai Timur.

“Kami sudah mendata semua titik dan lokasi yang memerlukan penanganan segera dari Samarinda sampai Kaliorang di Kutai Timur,” kata Rudy Mas’ud di Terminal Lempake, Samarinda, Selasa diberitakan Antara.

Upaya mempercepat perbaikan infrastruktur tersebut dilaksanakan seusai Gubernur merampungkan kunjungan kerja hari ketiga meninjau jalan provinsi, kabupaten, dan jalan nasional di wilayah utara Kaltim.

BACA JUGA:  DPUPRK Bontang Butuh Rp11 Miliar untuk Sempurnakan Gedung Administrasi dan Kantor Uji KIR

Tinjauan lapangan kemudian ditutup dengan memeriksa kondisi Terminal Lempake setibanya di Samarinda.

Rudy menjelaskan bahwa laporan tertulis yang ditujukan langsung kepada Menteri PU dan ditembuskan kepada Dirjen Bina Marga tersebut sangat krusial agar pemerintah pusat segera mengambil tindakan nyata di lapangan.

Berdasarkan hasil pantauan langsung, ruas jalan nasional Samarinda – Bontang – Kutai Timur sudah mengalami longsor di beberapa lokasi. Sementara di titik lain, kondisi aspal mulai retak dan berpotensi longsor.

BACA JUGA:  Pemkot Bontang Butuh Rp2 Miliar untuk Perbaiki Jalan KS Tubun

Menurutnya, penanganan cepat wajib dilakukan pada jalur Bontang – Sangatta – Simpang Perdau – Kaliorang karena posisinya sebagai akses vital distribusi barang, jasa, dan penumpang. Jika jalur itu terputus, arus logistik di kawasan utara dipastikan lumpuh.

“Saya juga akan berkomunikasi langsung dengan Pak Dirjen dan Pak Menteri agar infrastruktur Kaltim mendapat perhatian lebih,” ujarnya.

Gubernur juga menginstruksikan Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim Irhamsyah untuk intensif berkoordinasi dengan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) guna mencocokkan data kerusakan jalan serta titik rawan longsor.

BACA JUGA:  Potensi Longsor, Pemkot Bontang Bakal Bangun Tebing Penahan di Jalan Soekarno-Hatta Senilai Rp17 Miliar

“Langkah mitigasi ini mendesak dilakukan sebelum memasuki musim penghujan,” jelasnya.

Selain jalur utama, Rudy berharap rencana pembangunan Jembatan Lembak di Bengalon berjalan sesuai target tanpa kendala pemotongan atau pemblokiran anggaran.

Jalan Lembak merupakan urat nadi ekonomi kawasan utara Kaltim yang menghubungkan Sangatta menuju Kaliorang, Kaubun, Sangkulirang, hingga Talisayan di Kabupaten Berau.

Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u311674831/domains/aksarakaltim.id/public_html/wp-includes/formatting.php on line 4731