Stunting di Bontang Turun 12 Persen, Loktuan dan Tanjung Laut Indah Masih Tinggi

AksaraKaltim – Jumlah kasus stunting atau tengkes di Kota Bontang turun 12 persen. Kelurahan Loktuan dan Tanjung Laut Indah tercatat memiliki kasus stunting tertinggi di Bontang.

Data yang berhasil didapatkan Pemkot Bontang hasil dari operasi timbang yang digelar secara serentak beberapa waktu lalu. Terdata ada 10.047 anak yang menjalani operasi timbang atau setara dengan 99,94 persen jumlah balita di Bontang.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan ada sebanyak 1.752 anak pendek di Bontang. Namun hanya sebanyak 1.219 anak masuk kategori tengkes.

BACA JUGA:  Survei: 90,7 Persen Masyarakat Bontang Puas dengan 100 Hari Kerja Neni-Agus Haris

“Anak pendek belum tentu stunting. Hasil konsultasi kami dengan dokter anak,” paparnya.

Kata dia, dalam dua bulan ke depan kasus stunting sudah harus berkurang. Sementara kontribusi yang diberikan pemerintah adalah menyiapkan anggaran Rp4 miliar. Duit tersebut akan dibelanjakan untuk pemberian makanan tambahan (PMT) dan susu.

“Pengadaannya sistem katalog,” diakhirinya.

Dari data yang dihimpun berikut daftar kasus stunting setiap kelurahan di Bontang:

BACA JUGA:  Angka Stunting Jauh dari Target Nasional, Pemkot Bontang Validasi Data

– Kelurahan Loktuan 176 anak
– Kelurahan Tanjung Laut 129 anak
– Kelurahan Bontang Lestari 118 anak
– Kelurahan Tanjung Laut 107 anak
– Kelurahan Guntung 92 anak
– Kelurahan Berebas Tengah 86 anak
– Kelurahan Berbas Pantai 82 anak
– Kelurahan Belimbing 79 anak
– Kelurahan Api-Api 77 anak
– Kelurahan Gunung Elai 70 anak
– Kelurahan Gunung Telihan 72 anak
– Kelurahan Bontang Baru 43 anak
– Kelurahan Satimpo 38 anak
– Kelurahan Bontang Kuala 37 anak
– Kelurahan Kanaan 13 anak