Tanjung Laut Segel Juara Grup, Delapan Tim Berebut Takhta di Perempat Final PKT Cup 2026

Ilustrasi pertandingan. (Istimewa).

AksaraKaltim – Babak penyisihan grup Pupuk Kaltim Cup (PKT Cup) 2026 resmi tuntas dengan drama penuh kejutan pada Rabu (7/10/2026) malam. Dari 15 tim kelurahan yang berjibaku, kini tersisa delapan tim tangguh yang siap saling bunuh di babak 8 besar yang mulai digeber hari ini, Kamis (8/10/2026).

Duel Panas Tanjung Laut vs Bontang Baru

Panggung utama penyisihan grup tersaji di Stadion Mulawarman saat Tanjung Laut berduel habis-habisan melawan Bontang Baru demi status juara Grup B. Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan diwarnai drama kartu merah.

BACA JUGA:  Wujudkan Lingkungan Kerja Aman dan Sehat, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan K3 dari Pemprov Kaltim

Bontang Baru sejatinya langsung tampil menggebrak sejak menit awal. Mengandalkan trio legiun asing mereka, Nathan Kabangu, Odia Lucky, dan Sama Shola Bontang Baru mencoba membombardir lini belakang Tanjung Laut. Odia Lucky bahkan sempat membuat lini pertahanan lawan kocar-kacir.

Namun, disiplin menjadi kunci. Pertahanan rapat Tanjung Laut yang dikawal ketat membuat pergerakan trio asing Bontang Baru mati langkah. Odia Lucky bahkan kerap dikurung hingga empat pemain sekaligus.

BACA JUGA:  Dukung Ketahanan Pangan, Pupuk Kaltim Siapkan Stok Pupuk Subsidi Lebih dari 257 Ribu Ton

Titik Balik Penalti

Petaka bagi Bontang Baru terjadi pada menit ke-28. Geliat pemain nomor punggung 10 Tanjung Laut, HasrI, dihentikan secara paksa di dalam kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Ardiansyah (nomor punggung 6) yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin. Sepakan terarahnya ke sudut kanan sukses mengecoh kiper Bontang Baru dan mengubah skor menjadi 1-0.

BACA JUGA:  Raih Tiga Penghargaan Baznas Award 2024, UPZ Pupuk Kaltim Komitmen Salurkan Zakat Tepat Sasaran

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan kian memanas dengan jual beli serangan yang semakin sengit. Bontang Baru yang berambisi menyamakan kedudukan terus menekan, namun tembok pertahanan Tanjung Laut tetap kokoh.

Puncak drama terjadi di masa injury time. Bontang Baru harus bermain dengan 10 orang setelah **Cibo** diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras. Keunggulan jumlah pemain ini sukses dimanfaatkan Tanjung Laut untuk mengunci keunggulan 1-0 hingga peluit panjang berbunyi.

Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u311674831/domains/aksarakaltim.id/public_html/wp-includes/formatting.php on line 4731