AksaraKaltim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang menggelar Sharing Session Arsiparis Teladan Seri II.
Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti mengatakan, kegiatan ini fokus pada penguatan sistem arsip digital terintegrasi, mengangkat tema SIKN-JIKN sebagai upaya mendorong pengelolaan arsip yang lebih modern dan terhubung antar instansi.
”Arsip yang terintegrasi ini penting agar informasi mudah diakses dan terkelola secara sistematis,” ujarnya, Kamis (23/4/2026) lalu.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Pj. Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto dan diikuti sebanyak 100 peserta. Dalam sharing session, mengahdirkan langsung Arsiparis Teladan Kota Bontang, Yulia Lestari sebagai narasumber, membagikan pengalaman implementasi sistem kearsipan digital.
Retno menegaskan, konektivitas arsip menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola informasi yang transparan. Sehingga, penerapan SIKN-JIKN ini dinilai sangat mendukung peningkatan akuntabilitas instansi pemerintah.
Tak hanya itu, program ini juga bertujuan meningkatkan profesionalitas arsiparis. Pengelolaan arsip yang baik berdampak pada kualitas layanan informasi publik.
“Maka itu, Kita konsisten mendorong peningkatan kualitas SDM di bidang kearsipan,” tandasnya. (Adv)
(Penulis: YZ).






