AksaraKaltim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang menerima bantuan satu unit perangkat komputer untuk Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Bontang sebagai upaya mendukung penguatan literasi digital bagi penyandang disabilitas.
Bantuan tersebut berasal dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pupuk Kaltim (PKT) yang disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Bontang. Yang kemudian perangkat komputer itu selanjutnya ditempatkan di layanan Persia (Perpustakaan Ramah Disabilitas dan Lansia).
Ruang Persia tersebut rupakan salah satu fasilitas unggulan milik DPK Bontang, yang dirancang untuk memberikan akses layanan perpustakaan yang nyaman dan inklusif bagi masyarakat berkebutuhan khusus.
Kepala Bidang Perpustakaan DPK Kota Bontang, Indra Nopika Wijaya, mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap peningkatan kemampuan digital penyandang disabilitas di Kota Bontang.
“Bantuan ini diserahkan oleh pegawai Dinas Sosial dan diterima langsung oleh saya,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Menurut Indra, keberadaan komputer di ruang layanan Persia diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan belajar dan pengembangan keterampilan teknologi informasi. Pun sebagai layanan perpustakaan inklusif yang semakin berkembang dan mampu membuka akses pembelajaran digital yang lebih luas bagi penyandang disabilitas di Kota Bontang.
“Harapannya, komputer ini dapat digunakan dengan baik oleh teman-teman disabilitas untuk mendukung pembelajaran dan meningkatkan kemampuan digital mereka,” katanya.
Sementara itu, pengurus PPDI Kota Bontang, Akbar, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada komunitas disabilitas melalui bantuan perangkat teknologi tersebut.
Ia berharap komputer yang diterima tidak hanya digunakan untuk aktivitas dasar, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kemampuan kreatif berbasis digital.
“Kami berharap komputer ini bisa dimanfaatkan untuk belajar multimedia, desain grafis, dan berbagai kemampuan digital lainnya, bukan hanya untuk mengetik,” ungkapnya.






