Orangutan Kembali Masuk Permukiman, Warga Bengalon Kutim Soroti Ekspansi Tambang dan Sawit

Ilustrasi orang utan. (Ist)

AksaraKaltim – Orangutan kembali muncul di Desa Tebangan Lembak Kecamatan Bengalon Kutai Timur. Peristiwa ini sempat terekam video, ketika primata tersebut berjalan di sekitar kebun warga.

Semakin tinggi aktivitas pertambangan di desa tersebut, ditambah pembukaan kebun sawit dan Hutan Taman Industri (HTI), mendorong orangutan mendekati rumah dan kebun warga.

“Orangutan ada lagi datang ke kebun kami,” kata Adit, warga Desa Tebangan Lembak Bengalon, 22 Juni 2026 dilansir dari Prokal.co.

Warga pun sudah melapor kepada petugas instansi pemerintahan terkait. Tim pencarian dan penyelamatan orangutan saat berita ini diturunkan, sedang bekerja.

BACA JUGA:  Viral Orang Utan Diduga Disiksa, Ini Kata BKSDA Kaltim

Berdasarkan laporan Prokal.co yang mengikuti liputan investigasi yang diinisiasi Jaringan Penulis Alam, tim penyelamatan orangutan sudah dilokasi setelah mengumpulkan data-data diperlukan di lapangan.

Sebelumnya, warga Desa Tebangan Lembak mengungkapkan hidup mereka selain menghadapi orangutan berada di lingkungan desa, kondisinya warga semakin terbatas dengan tidak adanya jaringan listrik PLN dan sumber air bersih berkurang.

BACA JUGA:  Induk Orangutan dan Bayi Kembarnya Diselamatkan di Kutai Timur

Salah satu warga desa, Said menuturkan mereka hanya mengandalkan air bersih dari pemberian perusahaan tambang yang rutin mengirim air sehari satu tandon berukuran 1500 liter.

“Kami mendapat pengisian air bersih satu kali saja sehari. Tetapi, air ini tidak bisa untuk memasak dan diminum. Cuma, dipakai untuk mandi saja,” kata Said. Begitu juga jaringan listrik PLN yang belum masuk, membuat sebagian besar Desa Tebangan Lembak Bengalon beralih mencari penghasilan dengan bekerja tinggal keluar desa tersebut.

BACA JUGA:  Panji, Bayi Orangutan yang Tersesat ke Permukiman Warga Kutim Akhirnya Dievakuasi

Begitu juga, pendidikan bagi anak-anak sekolah semakin berkurang. Mereka banyak pindah ke desa yang fasilitas umumnya lebih baik. Lokasi Desa Tebangan Lembak berjarak 10 kilometer dari jalan poros pusat Bengalon.