AksaraKaltim– Warga Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dihebohkan dengan kabar dugaan penculikan seorang anak laki-laki berusia 7 tahun bernama Muhammad Royyan Prasetyo. Bocah yang merupakan warga Kampung Tator, Jalan Pasundan, Desa Singa Gembara tersebut dilaporkan hilang secara misterius sejak Senin (1/6/2026) petang.
Dugaan sementara, Royyan dibawa oleh orang tidak dikenal (OTK). Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terakhir kali terlihat oleh warga sekitar pukul 18.00 Wita, tepat saat waktu magrib.
Kabar kehilangan ini pun dengan cepat tersebar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Kehebohan warga semakin mencuat setelah beredar foto secarik kertas kardus yang berisi pesan ancaman dan permintaan uang tebusan dari pihak yang diduga pelaku.
“Kalau masih mau ketemu sama Koyan, TF 200 juta. Paling lambat jam 10 malam ini. Nomor rek: 9019 7078 5960 atas nama: (tidak jelas). Bank Seabank, uang masuk saya langsung antar anaknya ke situ,” bunyi tulisan dalam foto yang beredar tersebut.
Hingga saat ini, keaslian foto tersebut masih mengundang pertanyaan besar di tengah masyarakat; apakah tulisan itu benar-benar berasal dari pelaku penculikan, atau hanya sekadar upaya penipuan dari oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi.
Berdasarkan pengumuman resmi kehilangan yang disebarkan pihak keluarga, Muhammad Royyan Prasetyo memiliki ciri-ciri fisik tinggi badan sekitar 120 cm, kulit cenderung gelap, rambut hitam lurus, serta ciri khas gigi bagian depan yang ompong.
Merespons keresahan masyarakat, aparat kepolisian dari Polres Kutim memastikan tidak tinggal diam dan langsung mengambil tindakan cepat. Sejak laporan kehilangan diterima, tim gabungan langsung dikerahkan ke lapangan untuk melakukan penelusuran.
Kasi Humas Polres Kutim, AIPTU Wahyu Winarko, menjelaskan bahwa saat ini petugas sedang melakukan pemeriksaan mendalam terhadap sejumlah saksi serta memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Iya, tim gabungan dari Polsek dan Polres terus bergerak di lapangan sejak menerima laporan,” ujar Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto melalui AIPTU Wahyu Winarko, Selasa (2/6/2026).
Ditegaskan bahwa jajarannya tengah bekerja keras dan mengerahkan segala upaya untuk melacak keberadaan ananda Royyan agar bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Mohon waktunya, tim sudah bergerak di lapangan. Semoga lekas terungkap,” tegas terangnya.
Di samping itu, Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi simpang siur yang belum jelas kebenarannya di media sosial. Ia meminta warga untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.
“Bagi warga yang melihat, mengetahui, atau memiliki informasi sekecil apa pun mengenai keberadaan Royyan, kami mohon untuk segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat,” pungkasnya.






