Kaltim  

Pemprov Kaltim Pasok 52 Ton Beras Tambahan untuk Mahakam Ulu

AksaraKaltim – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali bergerak cepat membantu masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang tengah menghadapi dampak ganda bencana hidrometeorologi dan kekeringan berkepanjangan.

Sebanyak 52,4 ton beras disalurkan sebagai langkah tanggap darurat untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah pedalaman tersebut.

Penyerahan bantuan pangan tahap kedua ini berlangsung secara resmi di Gudang Bulog Cabang Samarinda, Jalan Ir. Sutami, Sabtu (5/9/2026).

Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang SDA, Perekonomian, dan Kesra, Puguh Harjanto, mengungkapkan bahwa kekeringan tidak hanya mengancam ketahanan pangan, tetapi juga berpotensi mengganggu berbagai sektor pelayanan publik.

Kondisi cuaca ekstrem berupa kemarau berkepanjangan yang melanda sejak Juni lalu memang menjadi perhatian serius Pemprov Kaltim.

Oleh karena itu, intervensi pangan secara intensif perlu dilakukan berdasarkan data riil di lapangan. Selain memastikan ketercukupan stok, langkah ini bertujuan memitigasi risiko lonjakan harga pasar di wilayah pedalaman.

“Pemerintah hadir dengan upaya mengendalikan harga dalam menjaga inflasi Kalimantan Timur,” pungkas Puguh melansir dari halaman resmi Pemprov Kaltim.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Fahmi Himawan, menegaskan bahwa penyerahan ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam memastikan cadangan pangan masyarakat hulu tetap aman di tengah kondisi krisis.

“Kami memfasilitasi bagaimana cadangan pangan di Kabupaten Mahakam Ulu dapat terpenuhi. Karena status darurat di Mahakam Ulu akibat bencana hidrometeorologi dan kekeringan, kami langsung bergerak tanggap,” ujar Fahmi di sela-sela acara serah terima.

Langkah ini melengkapi aksi tanggap darurat Pemprov Kaltim yang sebelumnya telah melepas bantuan tahap pertama pada 17 Agustus 2026. Kala itu, bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 3.100 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari.

Dengan masuknya pasokan 52.425 kilogram beras pada tahap kedua ini, pasokan cadangan pangan untuk wilayah Mahulu diharapkan dapat tuntas dan terdistribusi secara merata.

Sementara, Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian penuh yang diberikan kepada warganya di tengah situasi kemarau yang menekan produktivitas lokal.

Angela berharap sinergi dan kolaborasi lintas level pemerintah ini terus terjaga demi menjamin ketersediaan bahan pokok dan kebutuhan dasar masyarakat.

Kondisi cuaca ekstrem berupa kemarau berkepanjangan yang melanda sejak Juni lalu memang menjadi perhatian serius Pemprov Kaltim.

Setelah prosesi serah terima usai, seluruh bantuan beras tersebut segera diproses untuk didistribusikan langsung kepada keluarga penerima manfaat di Kabupaten Mahakam Ulu.