AksaraKaltim – Tangkapan layar pesan melalui aplikasi WhatsApp yang berisi imbauan untuk sementara tidak menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax beredar luar di masyarakat. Dalam pesan berantai itu disebutkan jika kualitas Pertamax sulit dipertanggungjawabkan.
Pesan itu pun dengan cepat tersebar luas di Kota Bontang, lantaran mengatasnamakan Pengawas SPBU Kopkar PKT.
Pengawas SPBU Kopkar PKT, Jufri membantah jika pesan yang beredar berasal dari dirinya. Menurutnya, hal tersebut hanya perbuatan orang tidak bertanggung jawab.
“Enggak benar itu, hoaks. Saya juga baru ditelepon salah satu lurah,” kata dia saat ditemui.
Kata Jufri, seluruh BBM yang dipasarkan di salah satu SPBU terbesar di Kota Bontang itu telah memenuhi standar mutu. Pasalnya, setiap pengisian dirinya selalu melakukan standar operasional pengecekan.
“Tiap pagi kami ambil sampelnya, begitupun setiap kedatangan BBM kami juga ambil sampelnya pak,” ungkapnya.
Di akhir, mengenai BBM jenis Pertamax yang tengah menjadi perbincangan saat ini. Dia belum bisa berkomentar banyak. Ia meminta masyarakat untuk tetap menunggu hasil laboratorium dari PT Pertamina.
Selain itu, ia berharap, warga tidak mudah terpancing dengan informasi yang tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya






