AksaraKaltim – Panggung final Lomba Bertutur SD/MI se-Kota Bontang Tahun 2026 menjadi ajang pembuktian kemampuan siswa dalam menghidupkan cerita.
Enam peserta terbaik berhasil mencuri perhatian dewan juri. Momen penentuan berlangsung pada Rabu, 29 April 2026, setelah 50 finalis dari seluruh sekolah SD/MI di Kota Bontang menampilkan performa terbaiknya.
Dewan juri kemudian menetapkan pemenang berdasarkan hasil penilaian menyeluruh. Penilaian dilakukan sesuai pedoman dalam Surat Keputusan Kepala DPK Bontang Nomor: 000.4.16/86/DPK/2026. Setiap peserta dinilai secara objektif dengan standar yang sama.
Kriteria penilaian meliputi teknik bertutur, ekspresi, serta penguasaan cerita. Kemampuan membangun suasana dan menyampaikan pesan menjadi poin penting dalam penilaian.
Muhammad Rhisyam Al Zailani dari SDN 001 Bontang Selatan berhasil meraih juara 1. Penampilannya dinilai mampu menghadirkan cerita yang hidup dan menarik.
Di posisi 2 ada Salsabila Tsaniya Rahma, diikuti Ayunindya Rania Kurniawan juara 3. Keduanya berasal dari SDN 010 Bontang Selatan.
Kategori juara harapan 1 diisi Queen Faradisha Zahra Ramadhani (SDN 001 Bontang Utara). Disusul Elsa Aqila Sofiyah (SDN 001 Bontang Utara) sebagai harapan 2 dan Andi Muhammad Edgar Jagatanegara (SDIT Cahaya Fikri) sebagai harapan 3.
Selain 6 pemenang, 4 finalis lainnya juga mendapat apresiasi atas penampilan maksimal di babak final.
Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan Kearsipan (DPK) Bontang Retno Febriaryanti mengatakan, ajang ini menjadi bagian dari upaya mendorong minat baca dan literasi sejak dini.
“Lomba ini tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga proses belajar dan keberanian tampil. Kita berharap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya generasi yang mencintai literasi dan mampu mengekspresikan diri melalui cerita,” ujarnya.






