DPK Bontang Prioritaskan Akses Setara Lewat Program Persia

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat meresmikan program Perpustakaan Ramah Disabilitas dan Lansia (Persia) besutan DPK Bontang.

AksaraKaltim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus berkomitmen menghadirkan layanan literasi yang setara bagi para disabilitas dan lansia melalui program Perpustakaan Ramah Disabilitas dan Lansia (Persia).

Kepala Bidang Perpustakaan (Kabid), Indra Nopika Wijaya mengatakan, pihaknya terus mendorong pemerataan akses layanan perpustakaan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Program Persia menjadi salah satu langkah konkret yang kita lakukan untuk menjawab kebutuhan kelompok rentan dalam memperoleh layanan literasi yang sama,” ujarnya, Selasa (29/4/2026) lalu.

Menurut Indra, selama ini kaum disabilitas dan lansia masih menghadapi berbagai hambatan saat mengakses fasilitas perpustakaan. Maka itu, kondisi tersebut menjadi dasar utama DPK melakukan pembenahan layanan secara bertahap dan berkelanjutan sejak program ini dijalankan pada 2025.

“Baik dari sisi fasilitas, DPK mulai melengkapi sarana pendukung seperti jalur kursi roda, area parkir khusus, serta penyediaan alat bantu berupa kursi roda dan tongkat untuk para disabilitas dan lansia,” timpalnya.

Tak hanya itu, layanan bagi tunanetra juga diperkuat melalui penyediaan komputer dengan fitur pembesaran layar dan audio untuk memudahkan akses informasi.

Koleksi bahan bacaan pun turut disesuaikan, dengan menghadirkan lebih dari 1.000 buku khusus termasuk buku Braille yang ditempatkan di ruang layanan tersendiri.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran hingga beberapa program harus dikurangi pada 2026, DPK Bontang tetap menggandeng berbagai mitra dan memastikan layanan inklusif melalui Persia tetap menjadi prioritas utama pengembangan perpustakaan.