AksaraKaltim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus mendorong tumbuhnya budaya literasi melalui berbagai kegiatan edukatif dan inklusif bagi pelajar.
Melalui layanan PERSIA (Perpustakaan Ramah Disabilitas dan Lansia), DPK Kota Bontang menerima kunjungan siswa-siswi SMP Negeri 2 Bontang pada Selasa (19/5/2026) dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Buku Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-46 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Sebanyak 12 siswa bersama empat guru pendamping mengikuti berbagai aktivitas kreatif dan edukatif yang dikemas secara menyenangkan untuk mengenalkan dunia perpustakaan kepada anak-anak.
Kegiatan diawali dengan pemutaran film animasi edukatif sebelum para peserta mengikuti simulasi menjadi pustakawan cilik guna mengenal lebih dekat tugas dan pelayanan perpustakaan.
Sebagai bentuk apresiasi, para siswa menerima ID Card Pustakawan Cilik setelah mengikuti simulasi tersebut.
Tidak hanya itu, kreativitas peserta juga diasah melalui kegiatan menghias dan mewarnai bookmark sesuai imajinasi masing-masing.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan room tour ke sejumlah ruang layanan di DPK Kota Bontang. Dalam tur tersebut, siswa diperkenalkan dengan berbagai fasilitas dan layanan perpustakaan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara inklusif.
Kepala Bidang Perpustakaan DPK Kota Bontang, Indra Nopika Wijaya, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan minat baca sekaligus membangun pengalaman positif anak-anak terhadap dunia literasi sejak usia dini.
“Melalui layanan PERSIA, kami ingin menghadirkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang terbuka dan menyenangkan bagi semua kalangan, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan yang diperuntukkan bagi seluruh sekolah yang ada di Kota Bontang.
“Agar budaya membaca, kreativitas, dan kecintaan terhadap literasi semakin tumbuh di kalangan generasi muda Kota Bontang,” timpalnya.






