AksaraKaltim – Tidak hentinya ingin memastikan pelayanan perangkat daerah benar-benar baik kepada masyarakat. Wakil Wali Kota (Wawali), Najirah kembali melakukan sidak.
Kali ini Puskesmas Bontang Selatan 2 yang menjadi tujuannya. Dalam sidaknya Najirah memberikan sebuah catatan kepada puskesmas tersebut. Lantaran minimnya fasilitas yang ada. Seperti kursi tunggu untuk pasien. Sementara antrean warga yang berobat cukup banyak.
Najirah meminta agar fasilitas yang kurang segera ditambah. Dia merasa kasihan kepada warga yang tengah mengantre sambil berdiri. Sementara kondisi mereka sedang sakit.
“Jadi evaluasi pastinya. Selain penambahan kursi, skema antrean akan diperbaiki supaya warga tidak terlalu lama antre,” sebutnya.
Selain itu Wawali Bontang juga memastikan ketersediaan obat yang ada di puskesmas tersebut. Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak mengambil obat di tempat lain.
“Secara pelayanan bagus. Tapi, tetap harus selalu ditingkatkan,” ucapnya.
Kepala Puskesmas Bontang Selatan II, Livia Fitriati menuturkan bahwa pihaknya memastikan stok obat yang diresepkan kepada pasien tidak pernah kosong.
“Kalau sekarang sih stok obat ada terus. Kalau dulu memang sering,” ujar Livia.
Mengenai antrean pasien yang membludak, kata Kepala Puskesmas Bontang Selatan II, Livia puskesmas yang ia pimpin melayani dia kelurahan. Yakni Kelurahan Berebas Tengah dan Berbas Pantai. Kebanyakan yang datang berobat adalah lansia.
Sehingga untuk menetapkan pendaftaran dengan sistem digital dinilai akan sedikit sulit.
“Bagaimana skemanya, nanti akan kami bahas. Apakah menerapkan seperti di RSUD atau opsi lainnya,” tuturnya.






