Rustam Sebut Bontang sebagai Kota Wisata Lebih Relevan untuk Jangka Panjang

AksaraKaltim – Kota Bontang sebagai kota pariwisata dan jasa dinilai lebih relevan untuk jangka panjang. Apalagi Bontang memiliki potensi maritim dan kuliner yang khas, seperti Gami Bawis.

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam beranggapan sumber daya pariwisata dan jasa tidak akan ada habisnya jika dikelola dengan baik, dan ditunjang infrastruktur yang lengkap.

BACA JUGA:  Harga Pertamax Naik Imbas Konflik Global, Ketua DPRD Bontang Minta Warga Bijak Menyikapi

“Lihat objek wisata di Singapura banyak digandrungi orang. Padahal awalnya mereka hanya dari timbunan, tapi bisa jadi negara maju,” paparnya.

Kata dia, kota industri yang disematkan untuk Bontang dinilai tidak relevan. Saat investor masuk dan membangun pabrik. Memang banyak warga yang diberdayakan bekerja di sana. Namun setelah pabrik selesai dibangun, tidak ada efek lainnya bagi masyarakat Bontang.

BACA JUGA:  Dapat Keluhan Tidak Ada Jalur Mitigasi di SDN 008 Bontang Utara, Ketua DPRD: Akan Saya Tindaklanjuti

“Yang untung hanya investor, buat warga kita apa. Oke, kalau ada yang bekerja di pabrik itu, tapi seberapa banyak sih,” ungkapnya

Belum lagi, kata Rustam, teknologi saat ini semakin canggih. Tidak menutup kemungkinan semua pekerjaan yang ada di pabrik dikerjakan oleh robot atau mesin.

Rustam khawatir, pasca proyek tersebut rampung, hanya sedikit tenaga kerja Bontang yang akan masuk bekerja di pabrik tersebut.

BACA JUGA:  Komisi C DPRD Bontang Minta Pemkot Segera Realisasikan Pembangunan Polder

“Ke depan yang kerja pasti banyak robot, manusianya paling berapa,” jelasnya.