AksaraKaltim – Diresmikan sejak 2021 lalu, inovasi High Achievement for Integrity Skill Improvement and Spiritual Knowledge Advancement (HAI SISKA) yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terbukti membuahkan hasil manis.
Terhitung 2024 lalu, program ini sukses mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendatangkan sederet penghargaan bagi DPK Bontang.
Kepala DPK Kota Bontang, Retno Febriaryanti menjelaskan, HAI SISKA dirancang untuk membentuk karakter pegawai agar mampu memberikan kinerja serta pelayanan terbaik bagi organisasi dan masyarakat.
“Tujuannya adalah bagaimana kita bisa membentuk SDM yang ada agar memberikan kinerja terbaik, baik untuk organisasi maupun pelayanan publik,” ujar Retno.
Retno memaparkan, inovasi HAI SISKA mengusung tiga pilar utama, yakni Revolusi Mental, Capacity Building, dan Penghargaan (Appreciation).
Pada pilar Revolusi Mental, seluruh staf didorong untuk menanamkan nilai-nilai religius, spiritual, dan responsif dalam menjalankan tugas harian. Salah satu agenda rutinnya adalah kajian keagamaan bulanan dengan fokus materi ibadah dalam bekerja.
“Jadi kami bangun jiwanya terlebih dahulu. Bekerja itu kita landasi sebagai bagian dari ibadah,” jelasnya.
Sementara pada pilar Capacity Building, DPK Bontang berfokus pada peningkatan keterampilan teknis seluruh pegawai, mulai dari public speaking, protokoler, hingga etika pelayanan publik. Tak tanggung tanggung, DPK mendatangkan mentor-mentor terbaik dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Menariknya, pelatihan ini wajib diikuti oleh seluruh staf tanpa terkecuali.
“Alasannya seluruh staf dilibatkan agar mereka semua mendapatkan ilmunya secara langsung. Kalau hanya saya yang ikut lalu menyampaikan ulang, dampaknya tentu beda jika mereka mendengarkan langsung dari ahlinya,” tambah Retno.
Pilar terakhir adalah Penghargaan. DPK Bontang memberikan apresiasi berkala bagi pegawai sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka. Kategori yang diberikan pun beragam, mulai dari pelayanan terbaik hingga kriteria cara berpakaian paling rapi.
Penerapan tiga elemen HAI SISKA ini terbukti menjadi motor penggerak berbagai pencapaian mentereng DPK Bontang. Salah satunya terlihat dari nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap pelayanan DPK yang konsisten di atas 95 persen, bahkan pernah menyentuh angka sempurna 100 persen.
Tak hanya itu, DPK Kota Bontang juga berhasil memborong berbagai gelar bergengsi. Di antaranya juara di ajang Bontang City Carnival, meraih Bontang Innovation Awards dari Bapperida, hingga dinobatkan sebagai PPID Terbaik di tingkat Kota Bontang maupun Provinsi Kalimantan Timur.
Sederet capaian lain seperti Indeks Kearsipan Terbaik Kedua se-Kaltim serta Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tertinggi di Kaltim turut mengukuhkan keberhasilan inovasi ini.
“Kami bekerja dengan saling mendukung. Berkat inovasi ini, dampak positifnya bisa dirasakan langsung dan nyata oleh masyarakat,” pungkas Retno.






