Danau Semayang Kukar Surut, Warga Ramai Berburu Emas hingga Dapat Rp3 Juta

Sejumlah warga dari Desa Pela hingga Desa Semayang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim, tengah mengerik tanah untuk berburu emas di saat Danau Semayang mengering. (ANTARA/Ahmad Rifandi)

AksaraKaltim – Masyarakat kawasan Danau Semayang, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, tengah marak berburu emas sebagai alternatif peruntungan saat sebagian besar air di area tersebut mengering.

“Memang pencarian emas secara tradisional ini mendadak ramai dalam sepekan terakhir memanfaatkan surutnya debit air Danau Semayang akibat kemarau,” kata warga Desa Pela, Rudiansyah, di Tenggarong, Senin seperti diberitakan Antara.

Rudiansyah menjelaskan bahwa informasi keberadaan butiran emas tersebut menyebar cepat dari mulut ke mulut di antara warga desa kawasan pesisir Danau Semayang, sejak 2 Oktober 2026.

BACA JUGA:  Sapi Kurban Nyasar di Bakau Bontang Kuala

Banyak warga dari Desa Pela, Desa Semayang, Sangkuliman, hingga daerah sekitarnya berbondong-bondong mendatangi area lokasi perburuan emas untuk mengadu keberuntungan.

“Pencarian emas jauh lebih efektif dilakukan pada malam hari dengan memanfaatkan bantuan alat deteksi emas,” ujar Rudiansyah

Dirinya mengaku telah berhasil mendapatkan sekitar dua gram emas pada hari kedua pencarian di sekitar pesisir danau yang mengering tersebut.

Hasil temuan serpihan emas seberat dua gram tersebut bernilai jual mencapai sekitar Rp3.000.000, dengan patokan harga Rp1.500.000 per gram.

BACA JUGA:  Viral Seekor Buaya di Kukar Antar Jenazah Balita Terjatuh di Sungai

Sementara itu, warga Desa Pela lainnya, Hidayat, menuturkan bahwa setiap hari selalu ada warga yang berhasil membawa pulang butiran emas berukuran kecil.

“Masyarakat yang tidak memiliki alat detektor modern memilih mencari emas dengan metode pengerikan tanah secara tradisional,” kata Hidayat.

Alat-alat sederhana yang digunakan warga untuk mengerik lapisan tanah di antaranya mencakup sendok dapur, kuas halus, hingga bilah papan kayu.

Hidayat menambahkan bahwa dirinya baru pertama kali mencoba peruntungan berburu emas bersama warga desa lainnya di lokasi pesisir Danau Semayang.

BACA JUGA:  Diduga Tertekan Masalah Pribadi, Penumpang Perempuan Lompat ke Laut dari Kapal Feri di PPU

Namun, maraknya aktivitas perburuan emas tersebut sempat diwarnai isu nekatnya beberapa warga yang membongkar nisan kuno dekat batu besar.

Guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban masyarakat, perangkat desa mengimbau warga agar tetap menjaga kondusivitas kawasan perairan selama masa pencarian emas.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Pela, Alimin turut mengingatkan masyarakat pencari emas agar tidak merusak kelestarian lingkungan dan situs sejarah kawasan ekowisata.

Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u311674831/domains/aksarakaltim.id/public_html/wp-includes/formatting.php on line 4731