AksaraKaltim – Gebyar Literasi Kota Bontang 2026 mencatat capaian positif dengan menarik 4.621 pengunjung selama 11 hari pelaksanaan. Tak hanya menjadi ajang edukasi, kegiatan ini juga mencatat penjualan sebanyak 9.435 eksemplar buku melalui 3.081 transaksi.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan literasi yang menghadirkan beragam aktivitas edukatif, kreatif, dan hiburan bagi berbagai kalangan.
Kegiatan yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari talk show dan seminar literasi, mendongeng, membaca bersama, lomba menulis dan mewarnai, bedah buku, diskusi film, hingga kegiatan kreatif anak. Pertunjukan serta aktivitas berbasis komunitas turut memeriahkan rangkaian acara.
Kepala DPK Kota Bontang, Retno, mengatakan pameran buku OUT OF THE BOOX menjadi salah satu daya tarik dalam penyelenggaraan Gebyar Literasi tahun ini.
Pameran tersebut menghadirkan sekitar 20 juta pilihan buku dari lebih dari 100 penerbit. Pengunjung juga dimanjakan dengan diskon hingga 50 persen serta promo Rp100 ribu untuk mendapatkan 14 buku.
Beragam pilihan bacaan dengan harga terjangkau ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan buku sesuai kebutuhan sekaligus mendorong kebiasaan membaca.
“Selama kegiatan berlangsung, tercatat sebanyak 3.331 judul buku terjual dengan total 9.435 eksemplar. Sementara itu, jumlah transaksi mencapai 3.081 kali, menandakan pameran buku menjadi salah satu bagian yang diminati pengunjung,” jelasnya
Libatkan Komunitas dan Pegiat Literasi
Kesuksesan Gebyar Literasi Bontang 2026 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Bontang, sponsor, penerbit, sekolah, komunitas literasi, hingga pegiat budaya.
Kegiatan ini juga melibatkan para Duta Baca Kota Bontang, Komunitas Dari Hati ke Hati (BNN Kota Bontang), Panji Beber, Forum Lingkar Pena (FLP), Kampung Dongeng, Bontang Book Party, Sastra Badra, SMP Negeri 7 Bontang, serta berbagai komunitas dan pegiat literasi lainnya.
Keterlibatan komunitas tidak hanya memperkaya rangkaian kegiatan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dan berbagi pengetahuan melalui berbagai aktivitas serta sesi bersama narasumber.
DPK Kota Bontang menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra, sponsor, penerbit, panitia, komunitas, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan serta bazar dan pameran buku dinilai menjadi dukungan penting bagi upaya menumbuhkan budaya membaca di Kota Bontang.
Dorong Budaya Membaca Berkelanjutan
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia pendidikan, penerbit, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program literasi.
Gebyar Literasi tidak hanya diharapkan menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperluas akses terhadap bahan bacaan, meningkatkan minat baca, serta memperkuat jejaring komunitas literasi di Kota Bontang.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat dan capaian penjualan buku selama kegiatan, semangat literasi diharapkan tidak berhenti setelah acara berakhir. Sebaliknya, kebiasaan membaca dan berkarya dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.






