AksaraKaltim – Jalur poros Bontang-Samarinda kembali memakan korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor berinisial SS dikabarkan meninggal di tempat setelah terlibat adu banteng dalam kecelakaan hebat dengan sebuah truk di Kilometer 53 pada Rabu (4/3/2026) sore sekitar pukul 16.00 WITA.
Kecelakaan bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha berwarna merah melintas di kawasan yang dikenal padat oleh kendaraan besar tersebut. Naas, motor yang dikendarai SS menghantam bagian depan truk yang datang dari arah berlawanan.
Diduga karena kerasnya benturan, sepeda motor korban sempat terperangkap di bagian bawah depan truk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal diduga karena benturan keras yang dialami. Dari informasi beredar, diketahui korban merupakan warga Samarinda yang berdomisili di Jalan A. Wahab Syahrani, Gang 158, Samarinda.
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi, membenarkan insiden maut yang terjadi di sore hari tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah turun ke lapangan untuk menangani situasi dan mengamankan arus lalu lintas.
“Benar, pengendara motor meninggal dunia di tempat. Motor korban terperangkap di bagian depan truk akibat hantaman yang cukup keras,” ujar AKP Purwo saat dikonfirmasi.
Diakhir, AKP Purwo memberikan peringatan keras kepada para pengguna jalan, terutama di jalur poros yang rawan kecelakaan.
“Kami meminta agar seluruh pengendara tetap berhati-hati dan selalu waspada, terutama saat melintasi jalur padat kendaraan besar,” pungkasnya.






