AksaraKaltim – Puluhan baut di Pelataran Bontang Kuala yang hilang kini sudah diganti seluruhnya.
Danramil 0908-01/LKT Kodim 0908/BTG, Lettu Arh Yohanes Bay selalu penanggung jawab pengerjaan menjelaskan kehilangan baut yang terjadi beberapa waktu lalu murni karena diambil orang tidak bertanggung jawab.
“Sudah kami benahi semua yang hilang. Intinya yang hilang kemarin dicuri,” ujar Jhon Bay -sapaannya saat ditemui.
Dijelaskan Jhon Bay, sebelum diserahkan kepada pemerintah, dia memastikan seluruh pengerjaan telah rampung tanpa ada kekurangan saat pemasangan baut pada pelataran Bontang Kuala.
“Saat diserahterimakan ke pemerintah tidak seperti itu (ada baut hilang dan tidak terpasang sempurna). Semuanya terpasang, kalau tidak terpasang dengan baik, tidak mungkin pemerintah mau menerima,” terangnya.
Kata dia, untuk menghindari kembali terjadi hal serupa. Dia sudah menyarankan ke pemerintah agar memasang lampu penerangan dan CCTV.
“Tujuannya untuk mencegah orang untuk berbuat hal tidak diinginkan,” sebutnya.
Sementara pembangunan tahap kedua atau lanjutan pengerjaan pelataran Bontang Kuala, meliputi pembangunan dermaga, mushola dan lainnya kembali dikerjakan secara swakelola oleh Kodim 0908/BTG.
“Anggaran pastinya belum tahu,” diakhirinya.
Sebelumnya, sebanyak 70 baut dan mur di pelataran Bontang Kuala, Bontang Utara hilang. Hal ini diketahui dari banyaknya pengunjung dan warga sekitar yang mengeluhkan kondisi pelataran dan jembatan.
Diketahui, pembangunan tahap pertama baru terselesaikan pada akhir 2024 kemarin. Meliputi pembangunan pelataran Bontang Kuala dengan lebar 32 meter dan panjang sekitar 204 meter.
Kemudian terdapat empat jembatan penghubung dengan panjang masing-masing 10 meter. Sementara konstruksi jalan dibuat sepanjang 180 meter.
Pembangunan pelataran Bontang Kuala dikucur Rp12,4 miliar yang bersumber dari APBD Bontang. Pengerjaan dilakukan dengan skema swakelola oleh Kodim 0908/Bontang.






