AksaraKaltim – Komitmen Disdikbud Bontang dalam mengakselerasi transformasi pendidikan terus berlanjut melalui peluncuran Klinik IKON (Implementasi Kurikulum Nasional). Program ini hadir sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pelaksanaan Kurikulum Nasional yang lebih adaptif dan kolaboratif di tingkat PAUD dan PNF.
“Melalui Klinik IKON, kami ingin memastikan bahwa para pendidik benar-benar memahami dan siap mengimplementasikan kurikulum secara optimal,” ujar Abdu Safa Muha.
“Keberhasilan pendidikan tidak hanya soal regulasi, tapi soal kesiapan SDM,” sambungnya.
Disdikbud berharap Klinik IKON bisa menjadi pusat pertumbuhan profesional pendidik, sejalan dengan semangat Merdeka Belajar yang mengedepankan kemandirian, kolaborasi, dan inovasi dalam dunia pendidikan.
Dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, Klinik IKON diyakini menjadi terobosan penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang responsif terhadap tantangan zaman.
Klinik IKON memiliki tiga fokus utama, pertama Sosialisasi dan pendampingan kurikulum nasional, kedua Pemantauan pelaksanaan kurikulum di satuan pendidikan dan terakhir Layanan konsultasi.
Untuk diketagui, Klinik IKON Dikelola oleh tim ahli di bidangnya masing, antara lain sebagai berikut:
• Syarifah Muslimah (Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik PAUD dan PNF)
• Nurdaniati (Analis Pelaksanaan Kurikulum PAUD dan PNF)
• Ibrahim, Digma Heldy Pratama, Elok Vita Purnamasari, dan Palupi Ardya Garini (Staf Kurikulum PAUD dan PNF).






