AksaraKaltim – Puluhan siswa SD Negeri 013 Bontang Selatan tampak antusias mengikuti kunjungan edukatif di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengenalan budaya membaca kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar.
Setibanya di lokasi, para pelajar disambut hangat oleh pegawai perpustakaan. Suasana riang langsung terasa ketika anak-anak mulai memasuki ruang baca yang dipenuhi berbagai koleksi buku cerita bergambar dan area belajar interaktif.
Dalam agenda tersebut, siswa diajak mengenal fungsi perpustakaan melalui metode yang menyenangkan. Mereka mengikuti sesi membaca bersama, permainan edukatif, hingga aktivitas mengenal jenis-jenis buku sesuai kelompok usia.
Anak-anak juga diperlihatkan berbagai fasilitas yang tersedia di perpustakaan daerah, termasuk pojok baca anak, ruang multimedia, dan area kreativitas yang dirancang agar pengunjung muda merasa nyaman selama belajar.
Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bontang Indra Nopika Wijaya, mengatakan bahwa penguatan literasi perlu dimulai sejak dini agar kebiasaan membaca dapat tumbuh secara alami pada diri anak.
“Kami ingin anak-anak mengenal perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan dan penuh pengalaman baru. Ketika mereka merasa nyaman dengan buku, maka minat baca akan berkembang dengan sendirinya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan sengaja dibuat santai dan interaktif agar anak-anak tidak merasa bosan saat berada di perpustakaan.
Selain itu, perkembangan teknologi digital membuat anak-anak semakin dekat dengan penggunaan gadget. Karena itu, perpustakaan perlu menghadirkan suasana yang menarik agar buku tetap diminati.
“Membaca dapat membantu anak memperluas imajinasi dan menambah wawasan. Itu sebabnya kami terus mendorong sekolah-sekolah untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai ruang belajar alternatif,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPK Bontang berharap budaya literasi dapat tumbuh lebih kuat di kalangan generasi muda.
“Sehingga melahirkan anak-anak yang kreatif, cerdas, dan gemar belajar,” tutupnya.






