Persiapkan Angkatan Kerja Kompetitif, Disnaker Bontang Gelar Seleksi Pelatihan Aplikasi Perkantoran Besok
BONTANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang terus berkomitmen menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Langkah nyata ini dibuktikan dengan segera digelarnya tes seleksi Pelatihan Aplikasi Perkantoran yang akan diikuti oleh 221 peserta pada Jumat (29/5/2026), besok.
Pengumuman resmi tersebut dirilis melalui surat bernomor B/500.15.5.3/271/DISNAKER/2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim.
Ratusan pencari kerja asal Bontang ini nantinya akan bersaing ketat untuk memperebutkan kuota yang sangat terbatas. Dari total 221 pendaftar, hanya 28 orang terbaik yang akan dinyatakan lolos untuk mengikuti pelatihan intensif ini.
Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi akan dijalankan secara transparan dan disiplin. Bertempat di Aula SMK Putra Bangsa, Jalan KS Tubun, Bontang, jalannya tes akan dibagi menjadi dua sesi demi menjaga kelancaran. Sesi pertama nomor Urut 1–111, Pukul 08.00 – 08.45 WITA. Sesi kedua dengan nomor Urut 112–221 Pukul 09.00 – 09.45 WITA.
“Untuk menghindari keterlambatan, seluruh peserta diimbau hadir paling lambat 20 menit sebelum jadwal tes dimulai. Peserta yang tidak hadir saat pelaksanaan tes otomatis akan dianggap mengundurkan diri,” tegas Asdar.
Selain ketepatan waktu, Disnaker juga mewajibkan peserta mematuhi ketentuan pakaian dan alat penunjang tes, di antaranya berpakaian sopan, rapi, dan wajib menggunakan sepatu. Selanjutnya, membawa telepon genggam (smartphone) dengan paket data aktif, memiliki akun email yang terhubung dengan layanan Google dan membawa perlengkapan alat tulis sendiri (kertas dan pulpen).
Program Pelatihan Aplikasi Perkantoran ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan program strategis Disnaker Bontang dalam merespons kebutuhan pasar kerja modern. Saat ini, penguasaan kemampuan administrasi berbasis digital dan aplikasi perkantoran telah menjadi kebutuhan dasar (basic skill) di berbagai sektor industri dan bisnis.
Melalui program pelatihan terstruktur ini, Disnaker Bontang berharap para peserta yang lolos nantinya tidak hanya mendapatkan ilmu teoritis, tetapi juga keahlian praktis yang siap diterapkan di dunia kerja.
Dengan bekal sertifikasi dan kompetensi yang mumpuni, para alumni pelatihan ini diharapkan memiliki daya saing yang tinggi, sehingga memperbesar peluang mereka untuk segera terserap di berbagai sektor lapangan kerja, baik skala lokal maupun nasional.
Disnaker Bontang berkomitmen penuh untuk terus mendampingi dan memfasilitasi peningkatan kualitas tenaga kerja demi terwujudnya Kota Bontang yang maju dan sejahtera. (Adv)






