AksaraKaltim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus mencari cara kreatif untuk meningkatkan minat baca anak dan remaja. Salah satu strategi yang diterapkan adalah melalui berbagai kompetisi berbasis literasi.
Kegiatan seperti lomba mendongeng, resensi buku, dan menulis dinilai efektif karena mendorong peserta berinteraksi langsung dengan bahan bacaan sebelum mengikuti perlombaan.
Selain meningkatkan minat baca, kegiatan tersebut juga membantu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan komunikasi peserta.
Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bontang, Indra Nopika Wijaya, mengatakan seluruh lomba yang digelar selalu dirancang agar berkaitan dengan aktivitas membaca.
“Misalnya kita ada namanya lomba mendongeng, itu kan tujuannya kalau mendongeng kan harus membaca dulu, makanya dia harus bisa menceritakan. Terus kita ada dibantu dengan beberapa komunitas, lomba resensi, lomba menulis, itu kan arahnya juga apa namanya, orang harus membaca,” katanya, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, peserta lomba secara tidak langsung terdorong untuk membaca lebih banyak buku agar mampu tampil maksimal saat kompetisi berlangsung. Program tersebut juga mendapat dukungan dari sekolah dan orang tua yang melihat manfaat positif kegiatan literasi bagi perkembangan anak.
Sebagai bentuk penghargaan, DPK menyediakan piala, sertifikat, dan uang pembinaan bagi peserta yang berhasil meraih prestasi.
“Semoga dengan kegiatan itu dapat menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini dan membangun generasi yang memiliki budaya literasi kuat,” tandas Indra. (Adv)






