Total 11 Ribu Sambungan Jargas Terealisasi, Ketua Komisi B DPRD Bontang: Solusi Tepat Atasi Masalah Elpiji

Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam. (AksaraKaltim)

AksaraKaltim – Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang atas terealisasinya proyek sambungan Jaringan Gas (Jargas) di Kota Taman—julukan Kota Bontang.

Langkah ini dinilai sebagai angin segar yang krusial untuk mengatasi karut-marut kelangkaan dan lonjakan harga elpiji 3 kilogram (kg) atau gas melon yang selama ini kerap mencekik masyarakat.

Rustam berharap proses pengerjaan sambungan pipa gas rumah tangga ini bisa berjalan lancar tanpa hambatan berarti, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan secara langsung oleh warga Bontang.

BACA JUGA:  Dukung Kejari Kawal Program MBG, Sekretaris Komisi A DPRD Bontang: Kalau Sesuai Aturan Jangan Khawatir

“Semoga sambungan ini bisa lekas selesai dan segera dimanfaatkan oleh warga Bontang. Dengan begitu, permasalahan harga gas melon yang fluktuatif dan kerap melebihi HET selama ini bisa segera teratasi,” ujar Rustam.

Secara keseluruhan, total kuota jargas yang dialokasikan untuk Kota Bontang dilaporkan mencapai 11.553 Sambungan Rumah (SR).

Kendati demikian, kuota tambahan untuk jaringan gas di Kota Bontang pada tahun 2026 ini harus mengalami penyesuaian. Berdasarkan estimasi awal, Pemkot Bontang menargetkan tambahan hingga 2.000 sambungan rumah tangga. Namun setelah melalui proses rekonsiliasi, jumlah yang dapat direalisasikan tahun ini ditetapkan sekitar 1.000 sambungan.

BACA JUGA:  Dua ASN Dishub Bontang Terbukti Bersalah dan Dipecat, Ketua DPRD: Jadikan Pembelajaran

Penurunan kuota tambahan tersebut merupakan konsekuensi logis dari hasil koordinasi teknis bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM. Berdasarkan regulasi dan ketentuan ketat yang diterbitkan pemerintah pusat, alokasi tambahan pemasangan jargas baru hanya diperbolehkan maksimal 10 persen dari total jumlah sambungan yang saat ini sedang berjalan di lapangan.

BACA JUGA:  Program Makan Bergizi Gratis di Bontang, Sitti Yara Tekankan Soal Mutu dan Higienitas

“Dari Ditjen Migas disampaikan bahwa batas penambahannya hanya 10 persen. Namun bagaimanapun, kita harus tetap bersyukur karena Bontang masih mendapatkan alokasi tambahan 1.000 SR,” jelas Rustam. (Adv)

Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/u311674831/domains/aksarakaltim.id/public_html/wp-includes/formatting.php on line 4731