AksaraKaltim – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Workshop Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI). Selasa, (12/5/2026).
Kegiatan tersebut digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Ber lokasi di sebuah hotel di Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat atau Kilometer 3 Bontang.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan dalam sambutannya meminta setiap OPD bisa meningkatkan nilai indeks ASKI.
Menurutnya, arsip seringkali hanya dianggap sebagai tumpukan berkas masa lalu. Untuk diketahui, pengelolaan arsip memiliki Jadwal Retensi Arsip (JRA) untuk pemusnahan. Sementara untuk arsip permanen lebih dikenal dengan Arsiparis.
“Arsip merupakan aset yang sangat berharga. Saya ingat saat berkunjung ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Begitu banyak Arsiparis, salah satunya MBG itu ternyata sudah ada di zaman kolonial Belanda,” paparnya.
Diakhir, Wali Kota Bontang meminta kepada 148 peserta dari seluruh OPD yang ada di Bontang agar secara serius mengikuti kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Retno Febriaryanti menerangkan kegiatan ini selaras dengan Perda Bontang tentang Penyelenggaraan Kearsipan Daerah.
Kata dia, sebagai OPD yang menaungi soal kearsipan daerah. Tentunya mereka memiliki peranan penting dalam hal tata kelola arsip pada setiap OPD yang ada di Bontang.
“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk menggencarkan sosialisasi mengenai arsip,” ucapnya. (Adv)






